Siswa di SDN Pandian 1 saat menerima menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di kelasnya. Foto: Kompas
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pandian I, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, dihentikan. Hal tersebut juga dibenarkan oleh Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Sekolah SDN Pandian I.
"Iya, mulai Senin (17/2/2025) besok, makan bergizi gratis dihentikan," kata Kusniah saat dikonfirmasi, Minggu (16/2/2025).
BACA JUGA:
- 200 Siswa Surabaya Diduga Keracunan MBG, Ning Lia: Harus Ada Penyesuaian Porsi Sesuai Kemampuan SPPG
- Harga Garam di Gili Raja Sumenep Turun Saat Musim Produksi Mulai Ramai
- 1.356 CJH Sumenep Berangkat ke Tanah Suci, Wabup Ingatkan Cuaca Ekstrem di Makkah
- YBM PLN Salurkan Bantuan Ternak Kambing untuk Buruh Serabutan di Sumenep
Menurut dia, dirinya baru mengetahui pemberhentian program MBG itu, setelah membaca surat edaran di grup para penerima makan bergizi gratis.
"Edarannya disampaikan melalui grup WhatsApp penerima (MBG). Saya tergabung di situ," tuturnya.
Kusniah tidak merinci alasan MBG yang menyasar 2.965 siswa itu dihentikan, hanya saja ada dinamika yang belum diatasi di internal penyelenggara.
"Tidak disebutkan alasannya secara rinci, karena ada dinamika yang belum teratasi. Kami kan hanya penerima, ada dinamika seperti apa kami tidak tahu," ujarnya.
Selain itu, dalam surat itu juga tidak dijelaskan kapan program itu akan dilaksanakan kembali.
"Tidak ada info, kapan akan dimulai lagi (MBG)," ucap Kusniah.
Sejak diluncurkan pada tanggal 13 Januari 2025 lalu, pendistribusian makan bergizi gratis ke SDN Pandian I Sumenep tidak ada kendala.
Bahkan, sebelum jam istirahat tiba, menu makan bergizi gratis itu sudah diterima oleh para siswa.
"Pendistribusian lancar saja. Biasanya jam istirahat sudah sampai," katanya. (rif)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




