Calon penumpang kapal Bahari Express saat hendak berangkat dari Pelabuhan Sangkapura Bawean.
"Benar, Mas. Untuk yang dari pelabuhan Gresik memang belum bisa berangkat karena regulasinya masih belum boleh karena ombaknya besar. Kemaren saja kapal Gili Iyang yang dari Bawean menuju Paciran kata teman saya goyangannya luar biasa," ujar Afys, panggilan akrab Akhmad Fatah Yasin yang juga Sekjen Persatuan Saudagar Bawean, Minggu (9/2/2025).
Menurutnya, Jumat kemarin kapal Fery Gili Iyang bisa berangkat dari Pelabuhan Sangkapura Bawean menuju Paciran Lamongan, tapi kondisinya penuh penumpang. Para penumpang Fery Gili Iyang menyebut kondisi cuaca masih sangat ekstrem.
Sementara itu, staf bagian pemrosesan Bina Usaha Angkutan Laut Pelabuhan Sangkapura, Ahmad Ali menyampaikan, hampir 5 hari kapal cepat Bahari Express tidak beroperasi karena gelombang besar dan angin kencang.
"Sudah sekitar lima hari Bahari Express tidak beroperasi. Hanya kemarin malam (Jumat 7/2/2025) kapal Gili yang beroperasi dengan tujuan Paciran," ujar Ahmad Ali.
Sebagai informasi, kapal Fery Gili yang melayani rute Bawean-Paciran sebanyak 3 kali seminggu pada Sabtu (8/2/2025) tidak beroperasi karena cuaca buruk.
Ahmad Ali memperkirakan pada Rabu (12/2/2025) kapal Bahari Express mulai kembali beroperasi. Namun, dia tidak dapat memastikan hal tersebut dan masih menunggu pencabutan penundaan keberangkatan dari KSOP Gresik lantaran posisi kapal saat ini masih ada di Gresik. (asa/hud/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




