Salah satu rumah pompa yang ada di Surabaya
Hal serupa juga berlaku di Kecamatan Gunung Anyar, yang berbatasan langsung dengan Kali Perbatasan.
Wilayah ini kerap mengalami genangan, terutama di Rungkut Menanggal Harapan dan Rungkut Mapan, ketika debit air di Kali Perbatasan meningkat.
“Kalau tidak ada rumah pompa, air akan sulit keluar, apalagi kalau terjadi rob. Akibatnya, bukan hanya Surabaya yang terdampak, tapi juga wilayah Sidoarjo,” jelas Windo.
Selain itu, rumah pompa di Jalan Teluk Betung dan Teluk Nibung akan membantu mengatasi genangan yang selama ini sulit ditangani akibat keterbatasan akses ke lahan milik PT Pelindo dan PT Pertamina.
“Kami tidak bisa masuk ke area Pelindo, Pertamina, dan Lantamal. Karena itu, solusi terbaiknya adalah membangun rumah pompa di lokasi yang memungkinkan, agar air tidak menggenang terlalu lama,” tambahnya.
Saat ini, Pemkot Surabaya sudah memiliki 76 rumah pompa yang tersebar di berbagai titik kota. Infrastruktur ini menjadi salah satu solusi utama dalam penanggulangan banjir dan genangan.
“Mengingat Surabaya merupakan daerah dataran rendah, keberadaan rumah pompa sangat krusial. Kami terus memetakan wilayah mana yang paling membutuhkan tambahan rumah pompa. Semua lokasi yang diusulkan memiliki urgensi yang sama, tinggal melihat kesiapan perencanaannya,” pungkas Windo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




