Mulai Sepi Peminat, Komedi Kera Minim Penghasilan

Mulai Sepi Peminat, Komedi Kera Minim Penghasilan Yatiran, bersama monyetnya kala sepi peminat. (foto: soewandito/BANGSAONLINE)

NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Komedi kera pernah menjadi trend di era 80-an, namun kini komedi tersebut tidak lagi laku di masyarakat. Pasalnya, masyarakat saat ini lebih suka dengan hiburan modern, sehingga pangsa pasar komedi kera yang rata-rata anak-anak saat ini nyaris 'punah'. Sebab, anak-anak di jaman modern saat ini lebih menyukai game online, dan permainan modern lainnya.

Seperti diungkapkan, Yatiran (60) pengamen komedi kera warga desa Tosari Kecamatan Geger Kabupaten Madiun. Dia mengaku harus ngamen sampai ke Nganjuk, karena di daerahnya sudah tidak ada lagi peminatnya. "Sebenarnya saya sudah mencoba menambah atraksi, supaya orang-orang meminati tontonan ini, tetapi upaya saya nampaknya gagal," keluhnya. 

Yatiran mengungkapkan jika dalam sehari dia mampu keliling wilayah Nganjuk hingga puluhan kilometer dengan berjalan kaki untuk mencari orang yang mau menyewa komedi keranya. Dari upayanya tersebut dia mengaku memiliki penghasilan tidak menentu. "Kalau pas ramai bisa Rp 50 ribu, kalau sepi cuma Rp 10 ribu," ungkapnya.

Simak berita selengkapnya ...