“Kemudian Syekh Muhanna bercerita bahwa muridnya tersebut dalam perjalanan ke Mesir singgah ke makam Syekh Jalaluddin Rumi. Dalam malamnya sang murid bertemu dengan Syekh Rumi dan ditanya kamu sedang mencari siapa, Sang murid menjawab saya sedang mencari guru saya Syekh Mehanna namun saya menghubungi tidak juga tersambung. Lalu Syekh Rumi menjawab bahwa Syekh Mehanna sedang ada di Indonesia, tepatnya di bagian timur. Daerah itu penuh cahaya dan penuh barokah,” urai Khofifah.
Kemudian, murid tersebut melanjutkan perjalanan ke Mesir dan bertemu dengan keluarga Syekh Mehanna. Ia kemudian menanyakan kembali keberadaan gurunya tersebut.
Dan dijawab bahwa saat ini Syekh Mehanna sedang ada di Jawa Timur.
“Insya Allah doa dan sholawat kita selama ini sudah diterima Allah. Yang membuat Jawa Timur menjadi penuh cahaya dan berkah,” pungkasnya.
Acara pelantikan ini juga dirangkai dengan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1446 H, yang diharapkan menjadi momentum bagi seluruh anggota Muslimat NU untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Dalam kesempatan ini, Khofifah juga turut menandatangani prasasi peresmian Klinik Muslimat NU yang diinisiasi oleh PC Muslimat NU Kabupaten Kediri.
Klinik yang diresmikan ini berlokasi di Jalan Puskesmas Ngasem Kabupaten Kediri. Klinik ini memberikan layanan UGD 24 jam dengan berbagai jenis kegiatan dan jenis perawatan dan pengobatan.
Dengan melayani poli umum, KIA/KB, poli gigi dan mulut, memberikan rawat inap, melayani pemeriksaan laboratorium, persalinan, homecare dan juga gizi serta farmasi. Selain ini klinik ini juga memberikan layanan khitan.
“Semoga layanan di Klinik Muslimat NU Kabupaten Kediri ini bisa memberikan kemanfaatan yang besar untuk peningkatan kesehatan masyarakat Kabupaten Kediri dan sekitarnya,” pungkas Khofifah.(dev/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




