Khofifah saat menghadiri Bazar Durian Kecamatan Pasrepan.

Di Jatim, Pasuruan menjadi daerah terbanyak kedua penghasil durian setelah Malang. Sementara urutan ketiga ada Probolinggo.
Khofifah mengatakan, Provinsi Jatim merupakan penghasil durian terbesar di Indonesia. Total produksi durian di Jawa Timur mencapai 488.356 ton per tahun.
"Kalau untuk rasanya, boleh diadu. Saya sendiri suka jenis kasmin, durian ini dulu pernah juara. Selain itu juga ada durian laron yang juga jadi favorit. Semua durian Jatim ini favoritlah kalau buat saya, yang memang durian lover. Setiap daerah khasnya durian berbeda-beda dan itu uniknya," tegas Khofifah.
Khofifah mendorong produktivitas sektor agrobisnis Jatim untuk terus dikembangkan. Termasuk durian.
Menurutnya, pasar durian global kini cukup menjanjikan. Bahkan saat ini Jatim juga dilirik oleh Tiongkok untuk bisa memenuhi kebutuhan pasar durian premium di negeri tirai bambu tersebut.
"Jadi Bapak dubesnya sendiri yang menyampaikan tertarik untuk Jatim bisa memasok kebutuhan durian premium di sana. Karena tahu Jatim ini durian jenis blackthorn ataupun musang kingnya enak, bahkan lebih enak dari negeri asalnya," ujarnya.
Untuk itu, ia mendorong peningkatan durian premium dari Jatim, karena pasarnya juga sangat menjanjikan. Dengan potensi ini, pihaknya optimis sektor agrobis khususnya durian bisa turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jatim. (dev/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




