Lutfi Dhawam.
Untuk pembuatan kolam retensi, pihaknya akan mencarikan lahan kosong, baik milik pemerintah atau negara (tanah negara).
"Kami akan carikan lahannya dan akan kami ajukan ke Pemkab Gresik untuk pembuatan kolam retensi," terang Dhawam.
Sebelumnya, hujan lebat yang melanda Pulau Bawean mengakibatkan sejumlah desa terendam banjir pada Kamis (23/1/2025). Selain permukiman, luapan air sungai juga mengakibatkan jalan desa hingga puluhan hektare sawah terendam.
Dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik, tercatat ada tiga desa yang terendam banjir, yakni Desa Lebak dan Sawahmulya di Kecamatan Sangkapura, dan Desa Sukaoneng di Kecamatan Tambak.
"Panjang 600 meter jalan desa dan 11 hektare sawah terendam. Ini masih data sementara," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Gresik, F. X. Driatmiko Herlambang. (hud/msn)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




