Khofifah Indar Parawansa dan Prof Dr KH Abd Halim Soebahar foto bersama dengan para doktor penerima beasiswa Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah (LPPD) Pemprov Jatim. Foto: ist
“Semoga telaah yang dilakukan para penerima beasiswa LPPD Pemprov Jatim dalam disertasinya ini bisa menghasilkan novelty atau kebaruan. Yang akan bisa memberikan nilai tambah pada peningkatan kualitas pembelajaran di lingkungan pesantren Jatim,” ujarnya.
Secara khusus, Khofifah menyampaikan terima kasih pada seluruh akademisi di UIN KHAS Jember yang telah memberikan bimbingan dan pendidikan terbaik pada tiga mahasiswa S3 penerima beasiswa LPPD Pemprov Jatim hingga hari ini ketiganya sukses meraih gelar doktor.
“Tentu kita berharap bahwa kualitas SDM yang terus meningkat terutama yang berbasis pesantren ini akan terus menguatkan peran pesantren dalam menjaga NKRI, peran pesantren dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujar Khofifah.
Tidak hanya itu, pihaknya juga menyampaikan optimismenya bahwa lahirnya generasi berkualitas juga akan turut menjadi penguat terwujudnya Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara.
“Sebab untuk mewujudkan gerbang baru nusantara tentu harus digawangi oleh SDM SDM berkualitas. Terutama juga karena Jawa Timur ini jumlah pesantrennya terbesar di Indonesia. Kita punya 6.800 pesantren yang jumlah santrinya lebih dari 500 orang,”tegas Khofifah.
“Dengan lahirnya para doktor hari ini, akan menjadi bagian dari penguatan SDM yang diharapkan terus bisa menyemai kehidupan Jawa Timur yang lebih berkualitas,” imbuhnya.
Sebagai informasi dalam kurun waktu lima tahun 2019-2024, total ada sebanyak 5.683 penerima beasiswa S1, S2 dan S3 dari LPPD Pemprov Jatim. Rincinya yaitu 3.080 untuk penerima beasiswa program S1, 1.355 penerima beasiswa program S2, 130 penerima beasiswa program S3.
Dan tak ketinggalan ada 995 penerima beasiswa program M1 dan M2 atau setara S1 dan S2 di Ma’had Aly yang merupakan perguruan tinggi khas pesantren.
Turut hadir dalam kegiatan ini Rektor UIN KHAS Prof Dr Ir Hepni SAg MM CPEM, Ketua LPPD Pemprov Jatim Prof Dr Abdul Halim Soebahar, Direktur Pascasarjana UIN KHAS Prof Dr Moch Chotib SAg MM dan para sivitas akademika UIN KHAS Jember.(dev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




