Inilah Orang-Orang yang Membuat Ahmed, Anak Jenius itu Populer Seluruh Dunia

Inilah Orang-Orang yang Membuat Ahmed, Anak Jenius itu Populer Seluruh Dunia Ahmed Mohamed. Foto: AP Photo/LM Otero/Forbes

Sosok Mohamed sangat dikenal luas oleh komunitas muslim di AS. Di tahun 2011 ia menantang debat pendeta Kristen Terry Jones yang membuat heboh karena tindakannya membakar al-Quran.

Ia juga berani melawan ditaktor Sudan Omar al-Bashir, yang menguasai negara itu dalam kudeta militer pada tahun 1989, dalam perebutan kursi Presiden.

Mohamed yang menjabat sebagai wakil presiden Partai Reformasi Nasional Sudan, maju dalam pemilihan presiden Sudan pada 2010 dan 2015.

Namun menurut kakaknya, Mohamed dicurangi dalam pemilihan itu.

Namun spektakulernya berita tetang Ahmed juga tak lepas dari peran wanita cantik berjilbab bernama Amneh Jafari. Seperti ditulis Smeaker.com, Amneh Jafari inilah yang jadi pencetus hastag (tagar) #IStand WithAhmed di twitter sehingga kasus Ahmed itu menjadi tranding topic di maya secara internasional.

Siapa Amnerh Jafari itu? Ia merupakan seorang mahasiswi Psikologi di Kota Texas. Jafari juga sesorang muslimah yang sangat mendukung Ahmed, seorang remaja yang diborgol ketika menciptakan sesuatu yang diduga bom.

“Saya perlu mengambil langkah solidaritas. Ahmed mengalami diskriminasi, ini tidak bisa dibiarkan,” ujar Jafari yang dikutip dari abcnews.go.com, Jumat (18/9).

Kicauan dari akun Jafari tersebut langsung saja di re-twet mencapai 1,6 juta orang dalam sehari, hal tersebut membuat hastag #IStandWith Ahmed menjadi trending topic di Twitter.

Ini kiauan Jafari yang langsung menarik perhatian pengguna social media, “Jika saja namanya John, dia akan dilabeli jenius. Karena namanya Ahmed dia dijadikan tersangka #StandarGanda #IStandWithAhmed”.

Ia juga tak percaya bahwa hastag tersebut akan menjadi gerakan besar, ia juga mengungkapkan bahwa gerakan ini bukan hanya untuk Ahmed, melainkan juga untuk banyak orang di luar sana yang tengah mengalami diskriminasi hingga ia merasa prihatin.

Ahmed sendiri hanyalah remaja yang masih berusia 14 tahun, kini ia menjadi sorotan dunia karena ditangkap dan juga diborgol di sekolahnya hanya karena jam. Guru bahasa Inggrisnya menilai bahwa jam yang dibuat Ahmed tersebut sebagai bom, polisi pun langsung menuju ke sekolah dan meringkus Ahmed.

Namun setelah dilakukan penyelidikan, Ahmed ternyata tak bersalah dan dia dilepaskan dari segala tuduhan. (tribun internasional/detik.com/rol/jpnn/smeaker.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Ternyata 13 Oktober peringati Hari Kegagalan Sedunia':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO