Rabu, 24 Juli 2019 01:39

PN Kediri Gelar Sidang Perdana Kasus Dugaan Ijazah Palsu Cabup Kediri

Kamis, 17 September 2015 19:24 WIB
PN Kediri Gelar Sidang Perdana Kasus Dugaan Ijazah Palsu Cabup Kediri
Suasana sidang perdana di Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri. foto: dendi martoni/BANGSAONLINE

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri, Kamis (17/9) pagi menggelar sidang perdana gugatan ijasah palsu milik dua pasangan Calon Bupati Kediri dan wakil Bupati Kediri. Dalam ruangan sidang tersebut tampak ratusan warga menyaksikan berjalannya sidang gugatan Pilbup tersebut. (Baca juga: Warga Temukan Ijazah dan Rekom Palsu Dua Paslon Bacabup dan Bacawabup Kediri)

Sidang tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Hakim Kurnia Mustikawati, pendamping Hakim Dwi Nuramanu, Boedi Haryantho dan panitera Soegeng Harijantono. Agenda sidang pertama ini adalah membacakan 5 gugatan untuk tergugat yakni Universitas Brawijaya Malang, KPUD Kabupaten Kediri, Panwaslih Kabupaten Kediri, pasangan Cabup dan Cawabup Hariyanti dan Masykuri (Harmas) serta Ari Purnomo Adi dan Arifin Tafsir (AA).  Sidang ini juga dijaga ketat oleh pihak kepolisian Polres Kediri itu.

Kasus ini mencuat saat penggugat, Choirul Anam, menemukan bukti ijazah milik pasangan Harmas dan AA yang dinilai janggal dan palsu. "Saya akan tanggung resiko ini. Dan saya sudah siapkan bukti-buktinya. Di sidang perdana ini saya sudah siap," jelas Choirul Anam.

Sidang yang hanya berlangsung hampir 15 menit, ini dihadiri dari Panwaslih Kabupaten Kediri, Cabup Kediri Ari Purnomo Adi dan kuasa Hukum Harmas. Sedangkan dari KPUD Kabupaten Kediri dan Universitas Brawijaya Malang tidak hadir. Karena dua tergugat yang tidak hadir tersebut, Ketua Hakim memutuskan sidang ditunda tanggal 1 Oktober 2015 mendatang.

Sementara Ari Purnomo Adi, salah satu Cabup Kediri lewat jalur Parpol Partai Gerindra, saat ditemui mengatakan siap menghadapi gugatan yang dilakukan oleh penggugat Choirul Anam. Pihaknya juga menekankan kepada Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri, agar segera selesai dan ada keputusannya. (Baca juga: Terkait Gugatan Ijazah Palsu dalam Pilbup Kediri, Paslon AA Merasa Diuntungkan

"Saya sudah siap menghadapi sidang gugatan ini kenapa harus takut. Dan justru saya sangat senang kalau masalah ini cepat selesai biar masyarakat tahu mana yang salah dan benar," terang Ari Purnomo Adi. (kdr1/rif/rev)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...