Dr. KH. Ahmad Musta'in Syafi'ie.
Kalam ilahi yang dilantunkan dengan suara indah, pas, dan menjiwai, bisa membuat hati pendengarnya meneteskan air mata tanpa disadari.
Bagaimana jika alam raya yang tak pernah punya dosa, jujur, dan obyektif, ini bila mendengar suara Daud melantunkan kalam ilahi.
Dari sisi suara saja cukup beralasan, bahwa nabi Daud A.S. benar-benar masuk akal bila dimakmumi oleh gunung-gunung dan kawanan burung kala bertasbih memuji kebesaran Tuhan.
Mizmar, asli maknanya adalah seruling. Rasulullah Muhammad SAW memuji nabi Daud A.S. sebagai nabi yag dikarunai suara super merdu dengan istilah mizmar. “mizmara kamizmar Daud”. Suara menghipnotis yang tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata, tetapi bisa dirasakan menembus sukma.
Singkatnya, tidak ada suara makhluk di dunia ini melebihi indahnya suara nabi Daud A.S. Kitab suci yang dianegerahkan kepadanya bernama al-Zabur.
Berikan nasihat, pantun, petuah-petuah, kata-kata bijak yang penuh makna. Soal syari’ah, ikut kitab al-Taurah yang turun sebelumnya kepada nabi Musa A.S.
Inilah spesifikasi nabi Daud A.S. dibanding dengan nabi-nabi yang lain. Fans and maniak-nya meliputi semua makhluk, berakal atau tidak berakal. Hewan pun ikut menikmati show dan pengajian nabi satu ini.
Ada riwayat ekstrem yang tidak bisa diakal. Bahwa, jika nabi Daud A.S. show di suatu tempat, maka semua hewan dari berbagai penjuru sebisa-bisanya datang menghadiri. Seperti ada sponsor atau semacam panitia penyelenggara khusus yang menyebar jadwal show teologis ini, meliputi waktu dan tempat.
Jika diselenggarakan di pedalaman, maka banyak binatang buas yang hadir menikmati suara nabi Daud A.S. ini.
Jika diselengarakan di pinggir pantai, maka ikan-ikan di laut pada mendekat di tepian pantai, bahkan ada yang tidak puas dan melompat ke darat untuk mendengarkan. Begitu usai, kembali lagi ke air. Allah a’lam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




