AKP Dimas Robin Alexander, Kasatreskrim Polres Tuban.
Namun demikian, pihaknya belum bisa menginformasikan lebih rinci jumlah kades yang diperiksa terkait dugaan korupsi APBDes dan pungli PTSL.
"PTSL ada yang diperiksa. Sejak Agustus sampai Desember kemarin, ada beberapa yang kita periksa. Dari pemeriksaan itu, ada yang memenuhi unsur dan tidak. Ada sekitar 3 sampai 4 desa yang diduga ada pungli," beber Dimas.
Sedangkan terkait dokumen laporan penggunaan atau SPJ APBDes yang diminta, lanjut Dimas, hal itu sebagai data untuk melengkapi pemeriksaan terhadap kades.
"Sementara ini sudah banyak beberapa kasus korupsi APBDes yang kita tangani dengan kerugian di bawah Rp200 juta, sehingga kita limpahkan ke inspektorat untuk dilakukan pengembalian. Karena untuk di Polres, kerugian negara di atas Rp200 juta," papar Dimas.
Di sisi lain, salah satu kades di Kabupaten Tuban yang enggan disebut namanya, membenarkan adanya pemeriksaan terhadap sejumlah kades terkait APBDes dan PTSL.
"Informasi yang saya dengar kalau soal SPJ APBDes yang diminta polisi itu memang ada. Termasuk juga yang kaitannya PTSL," katanya. (coi/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




