Posisi parkir mobil korban yang ditarik biaya Rp45 ribu
SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Niat rekreasi mengisi libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) di Kebun Binatang Surabaya (KBS), Zainul warga Krian, Sidoarjo bersama keluarganya malah bernasib apes.
Sebab, mobil Avanza Hitam yang ditumpanginya dengan nomor polisi W 1270 NN malah digetok tarif parkir Rp45 ribu rupiah oleh preman berkedok juru parkir setempat, Senin (30/12/2024) sekira pukul 10.00 WIB.
BACA JUGA:
Mulanya, Zainul kesulitan mencari lokasi parkir karena padat dan ramainya pengunjung KBS di akhir Desember 2024 ini.
Sesampainya di depan monumen patung Suroboyo, mobilnya dihampiri pemuda berusia sekitar 23 tahun baju hitam lengan pendek, celana krem, rambut cepak dan bertubuh pendek.
“Jadi saya saat didepan patung Suroboyo depan KBS didatangi pria muda itu. Saya ditawari untuk mencari tempat lahan kosong untuk parkir namun dia meminta jasa 10 ribu untuk mencari lahan kosong itu.Nah setelah sampai dilahan yang kosong yaitu tepatnya sekitaran masjid Al-Falah dia meminta biaya parkir lagi sebesar 35 ribu. Saya kaget tapi harus protes ke siapa ?,” kata Zainur, Senin (30/12/2024).
Meski sempat ragu, Zainur mencoba berpikir positif soal uang yang diminta sebagai tarif parkir tersebut. Sebab, dia melihat petugas berseragam Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya membiarkan aksi pungli tersebut.
“Saya beranggapan apakah itu benar tarif parkir yang berlaku di tempat wisata KBS. Karena Jukir itu menarik biaya parkir tepat disamping petugas Dinas Perhubungan yang mengunakan seragam dinas. Kalau memang bukan harganya segitu pasti petugas Dishub menegur Jukir itu. Wong petugas itu diam saja kok,” ujar Zainur.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




