Salah satu pengunjung Gunung Kelud saat mampir membeli nanas khas lereng Gunung Kelud. Foto: MUJI HARJITA/ BANGSAONLINE
"Mungkin yang dari Jakarta itu baru pulang kampung di Kediri, mau pulang ke Jakarta dan membeli oleh-oleh nanas madu khas Gunung Kelud ini," katanya.
Yuna, salah satu pengunjung Gunung Kelud, mengatakan dirinya selalu menyempatkan mampir dan belanja buah nanas untuk oleh-oleh ketika berwisata ke Gunung Kelud.
"Kalau saya beli keduanya, yaitu nanas lokal dan madu. Bedanya nanas madu dengan nanas lokal adalah, kalau buah nanas madu cenderung banyak air dan lembut, rasanya manis sedikit asam. Kalau nanas-nanas lokal rasanya manis dan segar," ucapnya.
Seperti diketahui, potensi buah nanas di wilayah Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, memang sangat baik.
Dalam setiap hektarenya, terdapat 40-50 ribu pohon nanas. Tak heran, wilayah ini menghasilkan ratusan ton nanas segar setiap kali musim panen tiba.
Bahkan pada tahun 2022 lalu, Kabupaten Kediri berhasil memulai ekspor nanas perdana ke luar negeri, yakni dengan tujuan Oman sebanyak 10 ton nanas segar varietas simplex. Ekspor ini pun berlanjut pada tahun 2023, dengan tujuan Jeddah dengan total 20 ton nanas segar. (uji/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






