Kondisi Stadion Pogar Bangil pascakampanye pasangan Rusdi-Shobih.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Stadion Pogar Bangil berantakan usai kampanye yang dilakukan pasangan Rusdi-Shobih. Exco Askab PSSI Kabupaten Pasuruan, Budiono, geram dengan kondisi tersebut.
"Bilangnya memajukan Persekabpas, tapi stadionnya sendiri dihancurin. Ini memprihatinkan," ujarnya kepada BANGSAONLINE.com saat dikonfirmasi lewat pesan instan (WhatsApp), Minggu (24/11/2024).
BACA JUGA:
- Bupati dan DPRD Pasuruan Diserbu Kritik Mahasiswa Soal "Gemerlap Hari Jadi", ini Jawaban Rusdi
- Bupati Pasuruan Pimpin Upacara Detik-Detik Proklamasi HUT RI ke-80 di Alun-Alun Bangil
- Raih WTP 12 Kali Beruntun dari BPK, Bupati Pasuruan: Jadikan Motivasi untuk Tingkatkan Pelayanan
- Dongkrak Kualitas Bibit Bola, Dispora Kabupaten Pasuruan Gelar Turnamen Futsal Tingkat SMP
Ia pun menyayangkan keadaan Stadion Pogar Bangil yang dipenuhi dengan sampah. Padahal, lokasi yang digunakan untuk kampanye merupakan stadion kebanggaan warga Kabupaten Pasuruan.
Budiono juga menukil janji pasangan Rusdi-Shobih, "Apa para Sakeramania ingin Persekabpas bangkit lagi? Apa ingin Stadion Pogar ramai lagi seperti dulu? Mari kita berdoa bersama menjemput perubahan di tanggal 27 nanti, jangan lupa coblos nomor 2 di TPS nanti, katanya saat deklarasi dan malah diingkari sendiri."
Dijelaskan olehnya kondisi rumput, gawang yang tidak ada, hingga sampah berserakan. Keadaan stadion turut menjadi pertanyaan ketika ada pertandingan sepak bola, sehingga diharapkan perhatian dari pihak terkait agar melakukan perawatan.
"Semua masyarakat baik di luar daerah apalagi daerah sendiri tau kalau Pogar itu adalah stadion satu-satunya masyarakat Pasuruan. Kalau stadion dihancurkan orang dari dalam sendiri, bagaimana nantinya ketika ada pertandingan sepak bola, sementara kondisi keindahan lapangannya acak-acakan," bebernya.
Oleh karena itu, ia menegaskan agar Stadion Pogar Bangil diperhatikan kondisinya seperti semula.
"Silakan dipakai wong itu memang milik masyarakat bersama, tapi kebersihan dan kekurangannya itu harus diperhatikan. Stadion wes jelek tambah dirusak," ucapnya.
Sedangkan Ketua Askab PSSI Kabupaten Pasuruan, Udik Djanuantoro, mengkritisi kinerja Dinas Pemuda dan Olahraga setempat soal pengelolaan stadion yang tidak maksimal. Pasalnya, ada jadwal pertandingan Piala Soeratin U-13 dan U-15 Askab PSSI Kabupaten Pasuruan 2024 pada hari ini.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




