Ribuan Santri Ponpes Wali Barokah Kediri Gelar Upacara di Peringatan Hari Santri Nasional 2024

Ribuan Santri Ponpes Wali Barokah Kediri Gelar Upacara di Peringatan Hari Santri Nasional 2024 Upacara Hari Santri Nasional 2024 yang berlangsung di Ponpes Wali Barokah Kediri. Foto: MUJI HARJITA/BANGSAONLINE

Sedangkan soal makna kontekstual, Agung menegaskan kembali tentang peran ulama dan santri terutama setelah selesai masa belajarnya untuk tetap melaksanakan amar makruf nahi munkar, dakwah yang sejuk, memiliki toleransi yang tinggi, serta bisa saling menghormati dan menghargai terhadap perbedaan. 

Kemudian, lanjut Agung, keberadaan dan keyakinan kelompok masyarakat lain dengan tetap mengedepankan nilai-nilai kesantunan dan kebajikan untuk bersama-sama memajukan bangsa dan negara, melawan kebodohan dan ketertinggalan. Dengan demikian, makna menyambung juang yang termaktub dalam tema tersebut bukanlah berperang, melainkan lebih diartikan sebagai perjuangan intelektual.

"Berjuang agar para ulama dan santri bersama komponen masyarakat lain dengan berbekal ilmu pengetahuan keimanan dan ketakwaan yang dimiliki bisa memberikan kontribusi yang maksimal dalam merengkuh masa depan, yaitu menjadi bangsa yang cerdas, bermartabat, maju dan sejahtera," katanya.

Ia menjelaskan, sejak awal berdirinya pondok pesantren hingga kini dan InsyaAllah akan diteruskan dan disempurnakan di masa-masa mendatang, sesuai dengan fungsi pesantren terutama di bidang pendidikan dan dakwah.

"Para pengasuh, ibu/guru, dan pengurus pondok tetap berkomitmen untuk mempersiapkan para santri agar menjadi juru dakwah, muballigh dan muballighot yang profesional dan religius, yakni berakhlaqul karimah, berkarakter luhur, memiliki pengetahuan dan kefahaman agama yang kuat, mandiri serta berwawasan kebangsaan yang luas," paparnya.

"Untuk mencapai tujuan tersebut, maka diperlukan ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai, kurikulum baku dan kurikulum tambahan yang senantiasa menyesuaikan perkembangan zaman. Hal lain yang tidak kalah penting adalah peningkatan kompetensi guru dan pengurus serta terus memotivasi semangat belajar para santri yang dibarengi dengan kedisiplinan, kejujuran dan penerapan karakter luhur lainnya," pungkasnya. (uji/mar).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO