Debat publik yang digelar KPU Kota Batu.
Dalam format debat yang terbuka, setiap pasangan calon tidak hanya menyampaikan ide-ide mereka tetapi juga memiliki kesempatan untuk saling memberikan pertanyaan dan tanggapan. Hal ini diharapkan dapat menciptakan dinamika yang lebih interaktif dan informatif.
"Masyarakat dapat menilai setiap calon dari cara mereka menjawab pertanyaan dan bagaimana mereka berinteraksi dengan calon lainnya," kata Heru.
Debat publik di Kota Batu direncanakan akan berlangsung sebanyak tiga kali, dengan debat pertama diadakan pada bulan ini, Senin (21/10/2024). Setelah itu, KPU akan menjadwalkan dua debat lanjutan.
"Debat kedua akan mengembangkan tema yang lebih spesifik, misalnya isu terkini seperti peningkatan pajak, masalah pertanian, peternakan, dan hilangnya ikon apel yang menjadi ciri khas kota ini," ucap Heru.
Dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada, debat ini diharapkan dapat membuka wawasan bagi pemilih untuk melihat kualitas dan komitmen masing-masing pasangan calon. Dengan semakin mendekatnya waktu pemilihan, penting bagi masyarakat untuk aktif mengikuti setiap rangkaian debat dan proses kampanye.
"Kesadaran untuk menjadi pemilih yang cerdas dan kritis menjadi kunci dalam menentukan masa depan Kota Batu yang lebih baik," kata Heru. (adi/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




