Poster ajakan coblos kotak kosong terpasang di pohon besar di Desa Kembangan, Kebomas. Foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE.com
Sementara itu, Roso, warga Benjeng, menyampaikan gerakan memenangkan kotak kosong pada Pilkada Gresik 2024 sebagai bentuk perlawanan kepada para pembegal demokrasi pada gelaran Pilkada serentak 2024.
Hanya, ia tak mau menyebutkan siapa yang dimaksud para pembegal demokrasi itu.
"Menangkan kotak kosong, hancurkan para begal demokrasi," katanya.
Mega Bagus Saputra, pegiat kotak kosong, meminta agar para penyelenggara Pilkada Gresik 2024, baik KPU maupun Bawaslu, bisa fair dalam menjalankan tugas.
"Saya sangat yakin, sangat optimis, jika penyelenggara Pilkada fair, paslon tunggal bisa dipecundangi kotak kosong sehingga keluar sebagai pemenang di Pilkada Gresik 2024," katanya.
Ia mengungkapkan bahwa banyaknya banner ajakan pilih kotak kosong pada gelaran Pilkada 2024 dipasang oleh para pejuang demokrasi.
"Semalam dipasang sama teman-taman pejuang demokrasi," ungkap sekretaris PAC PDIP Kecamatan Kebomas ini. (hud/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






