SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Anggota DPRD Surabaya dari fraksi PDI Perjuangan (PDIP Syaifuddin Zuhri, S.Sos, mengajak seluruh masyarakat Surabaya untuk melawan kotak kosong.
Hal itu disampaikannya kepada wartawan terkait kondisi saat ini menjelang Pilkada yang berlangsung pada 27 November 2024 nanti.
BACA JUGA:
- Hapus Stigma Kapitalis, Eri Cahyadi Puji Kemandirian Kampung Pancasila Banjarsugihan
- Eri Cahyadi Ancam Ganti Jukir yang Tolak Program Digitalisasi Parkir
- Gerakkan Ekonomi Warga, Wali Kota Eri Cahyadi Fokus Koneksi Infrastruktur Jalan di Tahun 2026-2027
- Tak Wajibkan Gowes, Eri Cahyadi Dorong ASN Pemkot Surabaya Gunakan Transportasi Umum
"Jadi, dalam rangka untuk memperhatikan pentingnya kepentingan seluruh masyarakat Surabaya, maka masyarakat harus cerdas melawan kotak kosong. Ayo kita lawan kotak kosong, sehingga satukan tekad menangkan Pilkada untuk kepentingan seluruh rakyat Surabaya maupun Jawa Timur," kata pria yang karib dipanggil Haji Ipuk itu, Senin (14/10/2024).
Menurutnya, pada saat ini masyarakat Surabaya harus betul-betul memahami pentingnya sosok pemimpin untuk menjalankan pemerintahan.
Dengan hak kemerdekaan rakyat menentukan pemimpin yang terbaik untuk kepentingan masing-masing dalam rangka 1 bingkai berbangsa dan bernegara
"Dalam pelaksanaan berbangsa dan bernegara, tentunya harus ada pemimpin yang mendapatkan legalitas atas keterpilihannya dan dipilih oleh rakyat, yang memiliki hak dalam menentukan nasibnya sendiri, dan itu yang paling penting dipahami oleh masyarakat," jelasnya.
"Sehingga mereka yang menjadi pemimpin itu punya beban emosional. Apa yang dilakukan, dan apa yang diperbuat untuk bisa menghantar harapan seluruh masyarakat," imbuhnya.
Menurut Haji Ipuk terkait penilaian sesosok Er-Ji merupakan suatu tanggungjawab besar dalam memimpin Kota Surabaya.
"Kalau penilaian sosok Eri dan Armuji, maka sebenarnya partai politik ini kan menjadi satu tanggungjawab besar dalam melaksanakan sistem demokrasi yang kita anut yang mewakili dari berbagai macam komponen anak bangsa, termasuk partai politik maka tentunya penilaiannya gampang sebenarnya," terangnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




