Kepala OJK Kediri, Ismirani Saputri, dalam sebuah acara
6. Edukasi Inklusi Keuangan (pengenalan produk keuangan) kepada UMKM di balai desa Kemloko Kab. Blitar pada tanggal 12 September 2024 yang diikuti 100 pelaku UMKM dan masyarakat desa Kemloko Kab. Blitar.
7. Talkshow Kediri Finfest 2024 dan Waspada Investasi Bodong melalui streaming Radio Andika pada tanggal 13 September 2024 yang diikuti 500 pendengar di sebuah radio di Kediri.
8. Sosialisasi dan Fasilitasi Peningkatan Usaha Terhadap UMKM di Ruang Rapat Roro Kuning Pemkab Nganjuk pada tanggal 23 September 2024 yang diikuti 50 orang pelaku UMKM.
9. Bimbingan Teknis Sektor KBLI 64151 Lembaga Keuangan Mikro Konvensional di desa Tasikmadu Kab. Trengalek pada tanggal 24 September 2024 yang diikuti 53 orang pengurus BUMDESMA.
10. Sosialisasi kepada Mahasiswa Baru dalam program PKKMB UNISKA pada tanggal 30 September 2024 yang diikuti 629 mahasiswa.
"Selain itu OJK Kediri bersama Pemerintah Kota Kediri dan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Kediri-Madiun yang tergabung dalam Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Kediri telah berkolaborasi mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui berbagai kegiatan edukasi dan sosialisasi, salah satunya melalui kegiatan Kediri Financial Festival (FinFest) Tahun 2024 pada tanggal 21-22 September 2024 di Balai Kota Kediri dan sepanjang jalan Basuki Rachmad Kota Kediri,"jelas Ismirani.
Menurutnya, kegiatan dengan tema Akses Keuangan Inklusif, Wujudkan Masyarakat Produktif.
Kegiatan Kediri Finfest 2024 tersebut, diikuti oleh 103 partisipan baik dari Lembaga Jasa Keuangan maupun pelaku UMKM Kota Kediri yang menyajikan beragam produk jasa keuangan meliputi Perbankan, Pasar Modal, Perusahaan Pembiayaan, Pergadaian, Asuransi, dan Penjaminan, serta ragam produk UMKM menarik Kota Kediri.
Dalam rangkaian kegiatan Kediri FinFest 2024 tersebut , lanjut Ismirani lagi, juga diselenggarakan Talkshow Keuangan dengan tema Digital Marketing dan Pengelolaan Keuangan bagi UMKM Penerima Bantuan Modal di wilayah Kota Kediri; Edukasi dan Lomba Cerdas Keuangan tingkat SMP/ MTS/ sederajat; Edukasi Gemar Menabung dan Lomba Mewarnai bagi Pelajar SLB dan SD/MI/Sederajat, Stocklab Competition, Semarak Bintang LJK, dan penghargaan terhadap Sekolah Teraktif dalam program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR).
"Acara yang diselenggarakan selama 2 hari tersebut melibatkan total sekitar 6.000 Pengunjung, dengan total capaian transaksi sekitar Rp3,26 miliar baik dari penyaluran kredit/pembiayaan, pembukaan tabungan, asuransi dan rekening efek, penjualan produk pergadaian maupun penjaminan, serta penjualan beragam produk UMKM. Capaian dimaksud menunjukkan bahwa Kediri FinFest 2024 menjadi langkah konkret dalam menggeliatkan perekonomian Kota Kediri sejalan dengan tagline yang diusung, Akses Keuangan Inklusif, Wujudkan Masyarakat Produktif,"tandasnya.
Ditambahkan Ismirani, bahwa OJK Kediri menyatakan kinerja Industri Jasa Keuangan di wilayah kerja OJK Kediri posisi Agustus 2024 tumbuh stabil dengan menunjukkan kinerja positif didukung oleh likuiditas yang memadai dan permodalan yang kuat.
Pertumbuhan tersebut, menurut Ismirani, tidak hanya tercermin dari peningkatan kredit di sektor Perbankan, tetapi juga dari peningkatan penyaluran pembiayaan di Perusahaan Pembiayaan serta peningkatan jumlah Single Investor Identification (SID) di sektor Pasar Modal.
"Kegiatan edukasi dan inklusi keuangan serta pelindungan konsumen terus diperkuat melalui beragam kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap industri jasa keuangan,"pungkasnya. (uji/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




