Simulasi saat penanganan bentrok warga dengan polisi. (haris/BANGSAONLINE)
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Untuk mengantisipasi kerusuhan massa saat Pemilihan Bupati Lamongan Desember mendatang, Polres Lamongan menggelar latihan simulasi pengendalian massa di halaman Mapolres Lamongan Kamis (20/8).
Latihan simulasi ini dimulai dengan gejolak di tingkat TPS hingga ricuh yang berujung dalam bentrokan massa yang diperankan anggota Polres dengan polisi termasuk simulasi warga melempari pasukan Pengendali Massa (Dalmas) Polres Lamongan dengan benda tumpul dan nyaris membakar kantor KPU sebelum akhirnya api dipadamkan oleh polisi.
BACA JUGA:
- Baru Bebas, Residvis Kambuhan Dibekuk Polres Lamongan dengan 6 Gram Sabu
- Pickup Diduga Masuk Jalur Lawan, Pemotor Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Lamongan
- Polsek Sukodadi Tindaklanjuti Aduan Warga soal Pengemis yang Bawa Anak di Lamongan
- Razia Skala Besar di Babat, Polres Lamongan Amankan 21 Motor Knalpot Brong
Kapolres Lamongan Trisno Rahmadi melalui Paur Subbag Humas, Ipda Raskan yang dikonfirmasi menyatakan latihan simulasi ini untuk melihat kesiapan anggota dalam pengamanan Pilkada.
"Tadi sudah diperagakan. Persiapan tidak hanya personel, personel juga harus pede (percaya diri, red), dengan latihan. Yang salah, dibenarkan. Alat-alat harus berfungsi," ungkapnya.
"Untuk pengamanan Pilkada, Polres Lamongan menerjunkan 662 personil pengamanan," tandasnya. (ais/rvl)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




