Bacabup Gresik Asluchul Alif saat menjadi pemateri dalam pelatihan sablon digital dan kelas industri kreatif usai mendapatkan dukungan dari ratusan pemuda. Foto: Ist.
Sementara itu, Alif mengaku senang mendapat dukungan dari kalangan anak muda. Hal ini sejalan dengan hasil survei, yang mengungkapkan mayoritas pemilihnya berasal dari usia di bawah 30 tahun.
"Dukungan kalangan pemuda ini tambahan semangat saya. Untuk itu, saya mengajak anak muda di Gresik jadi pemain, bukan jadi penonton," kata Alif yang juga Ketua DPC Gerindra Gresik ini.
Alif pun mengungkapkan cara mengatasi pengangguran di Kabupaten Gresik. Antara lain bisa dilakukan dengan menjadi pengusaha atau karyawan.
Ia menekankan prinsip lebih baik menjadi kepala semut, daripada menjadi ekor naga.
"Sebelum menjadi Dirut RS Fathma Medika, saya pernah kerja di rumah sakit di Kabupaten Nganjuk. Meski tidak digaj, saya tetap jalani. Karena saya mencari pengalaman dan ilmu mengelola rumah sakit," kenang bapak tiga anak ini.
Untuk itu, jika nanti terpilih sebagai Bupati Gresik 2024, salah satu program yang akan dilakukan Alif adalah memberikan pinjaman permodalan bagi UMKM dengan bunga 0 persen.
"Bank Gresik dan koperasi bunga pinjaman sebesar 4 persen. Nanti bunga pinjaman 4 persen akan kita subsidi dengan APBD, sehingga UMKM bisa punya modal tanpa bunga," pungkas bacabup asal Desa Sembayat Kecamatan Manyar ini. (hud/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




