Pers Rilis yang digelar di Mapolres Ngawi, Jumat (5/7/2024).
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Polres Ngawi mengamankan dua DPO (Daftar Pencarian Orang) dari tiga tersangka kasus pencabulan.
Terungkapnya pencabulan itu, bermula dari Mawar yang masih duduk dibangku SMP ini, mengalami kehamilan. Keluarga Mawar, melaporkan ke Polres Ngawi.
BACA JUGA:
- Dua Personel Polres Ngawi Wakili Polda Jatim di Kejuaraan Judo dan Beladiri Kapolri Cup 2026
- Kaca Depan Pecah dan Sopir Terluka, 3 Pelajar Pelempar Bus Ditangkap di Padas Ngawi
- Ngaku Tak Tahan Nafsu, Pria di Surabaya Tega Setubuhi Putri Kandung yang Berusia 17 Tahun Sejak 2025
- Beri Minuman Misterius, Petani Paruh Baya di Jombang Setubuhi Siswi SMA hingga Hamil
Kemudian, dilakukan proses penyelidikan dan penyidikan, hingga akhirnya menetapkan tiga tersangka, yaitu, SA (69) yang merupakan kakek korban, TU (67) adalah paman korban, dan K alias B (59) tetangga korban yang merupakan warga Widodaren, Ngawi.
Kedua pelaku sempat melarikan diri selama dua bulan, setelah melakukan tindak asusila tersebut terhadap korban yang saat ini tengah hamil 5 bulan.
Dalam penangkapan ketiga pelaku itu, dua pelaku sebelumnya kabur ke Depok, dan satu pelaku melarikan diri ke Semarang.
Saat penangkapan, polisi mengamankan SA di Kecamatan Cipayung Kota Depok, TU diamankan di rumah saudaranya yang berada di Semarang. Sementara, K alias B diamankan di rumahnya yang berada di Desa Widodaren, Ngawi.
“Kami mengamankan ketiga pelaku pencabulan terhadap anak dan saat ini masih dilakukan pendalaman kembali oleh Reskrim,” kata Kapolres Ngawi, AKBP Argowiyono kepada awak media, Jumat (5/7/2024).
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




