Kedua kubu pemuda NTT dengan warga Keputih yang melakukan kesepakatan perdamaian di Polsek Sukolilo setelah terjadi bentrokan.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pemuda asal Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT) bentrok dengan warga sekitar Jalan Keputih, Surabaya pada Jumat (31/5/2024).
Dari bentrokan tersebut mengakibatkan 3 korban luka, yaitu dua pemuda asal NTT dan satu pemuda dari warga sekitar.
BACA JUGA:
- Misi Dagang Jatim-NTT Catat Transaksi Rp1,882 T, Gubernur Khofifah: Tertinggi Sepanjang Sejarah
- Terbukti Lecehkan Siswi SMK, Anggota Satlantas Polresta Kupang Kota Diberhentikan Tidak Hormat
- Antisipasi Chaos Seperti Nepal, MUI Sukolilo Gelar Sarasehan Antar Ormas dan Forkopimcam
- Tokoh Muda NTT Dukung Usut Penyebab Kematian Prada Lucky yang Diduga Dianiaya Senior
Ali Bachroni, warga sekitar yang mengalami luka akibat bentrok tersebut mengalami pendarahan pada bagian kepala usai dipukul dengan batu. Sementara, dua pemuda asal NTT mengalami luka tusukan benda tajam, yaitu Ferson dan Anner.
Bentrok antar pemuda dan warga Keputih tersebut bermula warga asal Sumba melintas di sentra wisata kuliner (SWK) Jalan Raya Keputih Tegal dengan mengendarai sepeda motor berknalpot racing.
Disaat bersamaan, tukang parkir SWK meneriaki pemuda itu, agar tidak keluar malam meskipun jam masih pukul 19.00 WIB.
Keenam pemuda asal NTT yang hendak beli sayur itu lantas putar balik dan menanyakan maksud tukang parkir itu. Sehingga cekcok antara pemuda NTT dengan tukang parkir terjadi.

Kejadian itu, juga dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Sukolilo, Iptu Aan Dwi Satrio Yudho saat dikonfirmasi, Minggu (2/6/2024).
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




