Khofifah Bersama Rombongan Khataman Manaqib Syech Abdul Qadir Al-Jailani dengan Syekh Afeefuddin

Khofifah Bersama Rombongan Khataman Manaqib Syech Abdul Qadir Al-Jailani dengan Syekh Afeefuddin Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa, saat khataman manaqib Syech Abdul Qadir Jailani dipimpin fatichah oleh Mauluana Assayyid Assyech Afeefuddin Al Jailani, cicit Syekh Abdul Qadir Al Jailani.

“Kami ziarah ke makam beliau di hari pertama kami tiba di Baghdad. Saat itu kami langsung diterima oleh Mauluana Assayyid Assyech Afeefuddin Al Jailani di kantornya yang megah di areka kompleks makam dan masjid Syekh Abdul Qodir Al-Jailani,” urai .

“Kami diterima dua kali. Sebelum dan sesudah ziyaroh. Ini merupakan kebanggaan untuk kami karena beliau dengan keramahannya memberikan doa dan juga berkah pada kami semua satu rombongan,” imbuhnya.

Syekh Abdul Qadir Al Jaelani dikenal sebagai salah satu tokoh sufi terbesar dalam sejarah Islam dan dihormati oleh umat Muslim di seluruh dunia. Syekh Abdul Qadir Al Jaelani merupakan seorang ulama fiqih bermazhab

Hambali yang memiliki segudang karomah dan sangat dihormati oleh umat Muslim Sunni. Ia dikenal sebagai Sulthol Auliya atau rajanya para wali dan Al-Imam Al-Quthubul Aqthab atau pemimpin dan penguasa seluruh wali di alam semesta.

Syekh Abdul Qadir Al Jaelani merupakai sebagai waliyullah yang paling agung dan keramat dari wali lainnya.

“Jasadnya memang sudah terkubur lebih dari delapan abad. Namun nama dan tauladan hidupnya tetap membekas kuat di kalangan umat Islam. Beliau adalah Sulthal Auliya Syekh Abdul Qadir al-Jailani ra, ulama sufi dunia,” kata .

Usai ziaroh, banyak yang dibincangkan oleh bersama cicit ke-33 dari Syekh Abdul Qodil Al Jailani yaitu Syekh Afeefuddin. Mulai dari kondisi muslim dunia, perkembangan Islam dan tasawuf dan juga kondisi bangsa.

menegaskan bahwa warga NU di Indonesia aktif mengikuti tariqoh, pengajian dalam majelis manaqiban, dan juga tahlilan. Semua itu dilakukan sebagai upaya untuk semakin dekat pada Allah dan bermunajat dalam kebaikan. (dev/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Gila NU dan Orang NU Gila, Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (16)':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO