Senin, 25 Mei 2020 08:21

Perekonomian Melambat, OJK Kediri Keluarkan 35 Kebijakan

Senin, 10 Agustus 2015 16:57 WIB
Perekonomian Melambat,  OJK Kediri Keluarkan 35 Kebijakan
Kepala OJK Kediri bersama bank Mitra saat jumpa pers. (foto: arif kurniawan/BANGSAONLINE)

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Melihat situasi perekonomian yang cenderung terus mengalami keterlambatan, memiliki pengaruh terhadap kondisi perbankan, dalam bidang penyaluran kredit dan kualitas kredit.

Untuk itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kediri mengeluarkan kebijakan yang bersifat counter cyclical dan bersifat sementara untuk mendorong optimalisasi fungsi perbankan dan pertumbuhan perekonomian terutama yang berpihak pada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Kepala OJK Kediri Bambang Hermanto mengatakan, ada sebanyak 35 kebijakan dalam rangka mendorong stimulus perekonomian dengan rincian 12 kebijakan disetor perbankan, 15 kebijakan di sektor pasar modal, 4 kebijakan di sektor industri keuangan non bank dan 4 kebijakan lagi di bidang edukasi dan perlindungan konsumen.

“Kebijakan ini bersifat temporer selama 2 tahun dengan melihat perkembangan perekonomian ke depan, dan kebijakan ini pada prinsipnya lebih merelaksasi di sisi ketentuan,” kata Bambang Hermanto pada Wartawan, Senin (10/8).

Selain mengeluarkan kebijakan pada 4 sektor itu, Bambang mengatakan jika resume kerja perbankan di wilayah kediri mengalami penurunan, pada posisi bulan Desember 2014 terhadap mei 2015. “Dari data statistik perbankan year to month, secara garis besar bank konvensional mengalami penurunan. Hal ini tercermin dari penurunan total aset sebesar Rp 3,07 triliun atau -4,72 persenn, dan menurunnya Portofolio kredit sebesar -5.84 persen atau Rp 2,78 triliun,” ujarnya.

Lebih lanjut, menurut Bambang secara nasional, kinerja perbankan mengalami keterlambatan, yakni total aset bank Konvensional hanya mengalami peningkatan sebesar, 3,16 persen atau Rp 180 Milyar lebih tinggi dibandingkan kenerja perbankan di wilayah Kantor OJK Kediri yang mengalami penurunan.

“Sedangkan untuk Portofolio kredit perbankan nasional hanya mengalami peningkatan sebesar 1,07 Persen, atau 40,21 milyar, lebih tinggi dari pada perbankan diwilayah kantor OJK Kediri yang hanya meningkat 2,53 persen atau Rp 105 milyar,” tandasnya. (rif/rvl)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Sabtu, 23 Mei 2020 23:28 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*21. Unzhur kayfa fadhdhalnaa ba’dhahum ‘alaa ba’dhin walal-aakhiratu akbaru darajaatin wa-akbaru tafdhiilaanPerhatikanlah bagaimana Kami melebihkan sebagian mereka atas sebagian (yang lain). Dan kehidupan ...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...