Minggu, 19 Mei 2019 16:34

Perekonomian Melambat, OJK Kediri Keluarkan 35 Kebijakan

Senin, 10 Agustus 2015 16:57 WIB
Perekonomian Melambat,  OJK Kediri Keluarkan 35 Kebijakan
Kepala OJK Kediri bersama bank Mitra saat jumpa pers. (foto: arif kurniawan/BANGSAONLINE)

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Melihat situasi perekonomian yang cenderung terus mengalami keterlambatan, memiliki pengaruh terhadap kondisi perbankan, dalam bidang penyaluran kredit dan kualitas kredit.

Untuk itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kediri mengeluarkan kebijakan yang bersifat counter cyclical dan bersifat sementara untuk mendorong optimalisasi fungsi perbankan dan pertumbuhan perekonomian terutama yang berpihak pada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Kepala OJK Kediri Bambang Hermanto mengatakan, ada sebanyak 35 kebijakan dalam rangka mendorong stimulus perekonomian dengan rincian 12 kebijakan disetor perbankan, 15 kebijakan di sektor pasar modal, 4 kebijakan di sektor industri keuangan non bank dan 4 kebijakan lagi di bidang edukasi dan perlindungan konsumen.

“Kebijakan ini bersifat temporer selama 2 tahun dengan melihat perkembangan perekonomian ke depan, dan kebijakan ini pada prinsipnya lebih merelaksasi di sisi ketentuan,” kata Bambang Hermanto pada Wartawan, Senin (10/8).

Selain mengeluarkan kebijakan pada 4 sektor itu, Bambang mengatakan jika resume kerja perbankan di wilayah kediri mengalami penurunan, pada posisi bulan Desember 2014 terhadap mei 2015. “Dari data statistik perbankan year to month, secara garis besar bank konvensional mengalami penurunan. Hal ini tercermin dari penurunan total aset sebesar Rp 3,07 triliun atau -4,72 persenn, dan menurunnya Portofolio kredit sebesar -5.84 persen atau Rp 2,78 triliun,” ujarnya.

Lebih lanjut, menurut Bambang secara nasional, kinerja perbankan mengalami keterlambatan, yakni total aset bank Konvensional hanya mengalami peningkatan sebesar, 3,16 persen atau Rp 180 Milyar lebih tinggi dibandingkan kenerja perbankan di wilayah Kantor OJK Kediri yang mengalami penurunan.

“Sedangkan untuk Portofolio kredit perbankan nasional hanya mengalami peningkatan sebesar 1,07 Persen, atau 40,21 milyar, lebih tinggi dari pada perbankan diwilayah kantor OJK Kediri yang hanya meningkat 2,53 persen atau Rp 105 milyar,” tandasnya. (rif/rvl)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Jumat, 17 Mei 2019 00:26 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*RAMADHAN memang penuh segalanya secara apik, termasuk berderet karunia dengan segenap undangan berbuka puasa secara bersama-sama. Ini sangat fenomenal bagi saya yang sejak semula berpuasa bukan untuk meminimalisir perbelanjaan...
Sabtu, 18 Mei 2019 12:13 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag41. Walaqad sharrafnaa fii haadzaa alqur-aani liyadzdzakkaruu wamaa yaziiduhum illaa nufuuraanDan sungguh, dalam Al-Qur'an ini telah Kami (jelaskan) berulang-ulang (peringatan), agar mereka selalu ingat. Tetapi (p...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...