Rabu, 24 Juli 2019 08:22

Perekonomian Melambat, OJK Kediri Keluarkan 35 Kebijakan

Senin, 10 Agustus 2015 16:57 WIB
Perekonomian Melambat,  OJK Kediri Keluarkan 35 Kebijakan
Kepala OJK Kediri bersama bank Mitra saat jumpa pers. (foto: arif kurniawan/BANGSAONLINE)

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Melihat situasi perekonomian yang cenderung terus mengalami keterlambatan, memiliki pengaruh terhadap kondisi perbankan, dalam bidang penyaluran kredit dan kualitas kredit.

Untuk itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kediri mengeluarkan kebijakan yang bersifat counter cyclical dan bersifat sementara untuk mendorong optimalisasi fungsi perbankan dan pertumbuhan perekonomian terutama yang berpihak pada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Kepala OJK Kediri Bambang Hermanto mengatakan, ada sebanyak 35 kebijakan dalam rangka mendorong stimulus perekonomian dengan rincian 12 kebijakan disetor perbankan, 15 kebijakan di sektor pasar modal, 4 kebijakan di sektor industri keuangan non bank dan 4 kebijakan lagi di bidang edukasi dan perlindungan konsumen.

“Kebijakan ini bersifat temporer selama 2 tahun dengan melihat perkembangan perekonomian ke depan, dan kebijakan ini pada prinsipnya lebih merelaksasi di sisi ketentuan,” kata Bambang Hermanto pada Wartawan, Senin (10/8).

Selain mengeluarkan kebijakan pada 4 sektor itu, Bambang mengatakan jika resume kerja perbankan di wilayah kediri mengalami penurunan, pada posisi bulan Desember 2014 terhadap mei 2015. “Dari data statistik perbankan year to month, secara garis besar bank konvensional mengalami penurunan. Hal ini tercermin dari penurunan total aset sebesar Rp 3,07 triliun atau -4,72 persenn, dan menurunnya Portofolio kredit sebesar -5.84 persen atau Rp 2,78 triliun,” ujarnya.

Lebih lanjut, menurut Bambang secara nasional, kinerja perbankan mengalami keterlambatan, yakni total aset bank Konvensional hanya mengalami peningkatan sebesar, 3,16 persen atau Rp 180 Milyar lebih tinggi dibandingkan kenerja perbankan di wilayah Kantor OJK Kediri yang mengalami penurunan.

“Sedangkan untuk Portofolio kredit perbankan nasional hanya mengalami peningkatan sebesar 1,07 Persen, atau 40,21 milyar, lebih tinggi dari pada perbankan diwilayah kantor OJK Kediri yang hanya meningkat 2,53 persen atau Rp 105 milyar,” tandasnya. (rif/rvl)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...