“Kita menyampaikan kepada KPU tentang apa yang menjadi keresahan masyarakat. Jadi selama ini masyarakat melalui media sosial yang ramai berkembang di masyarakat bahwasanya ada beberapa pasangan calon yang diragukan keasliannya, tentang rekomendasi,” kata imam, tadi malam (4/8).
Meskipun sudah mendatangi KPU, Imam mengaku belum puas karena belum bisa melihat secara langsung rekomendasi yang dikeluarkan oleh DPP parpol yang mengusung pasangan calon.
“Kami sebagai penjembatan masyarakat datang kepada KPU untuk melihat secara langsung meskipun pada malam ini kami tetap tidak bias mendapatkan (melihat rekomendasi) itu,” lanjutnya.
Namun, Imam mengaku belum memiliki indikasi lain yang mendasari pihaknya mendatangi KPU untuk mempertanyakan isu yang berkembang di media social tersebut.
Sementara itu, Ketua KPU Situbondo, Joedo Fadjar Riawan mengatakan, pihaknya tidak ingin melampaui apa yang sudah ditetapkan dalam PKPU. Menurutnya KPU sudah melakukan apa yang harus dilakukan sebagaimana diatur dalam PKPU.
“Yang perlu kami sampaikan pada hari sesuai dengan tahapan yaitu penyampaian hasil penelitian terhadap berkas-berkas pencalonan yang sudah masuk ke KPU. Sesuai dengan perintah dari PKPU kami sudah sampaikan kepada yang berhak yaitu pasangan calon, parpol ataupun gabungan parpol yang mengusung para bakal pasangan calon.” Kata joedo di kantor KPU, tadi malam (4/8). (had/rvl)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




