Sosialisasi Golden Visa yang diikuti investor dan pimpinan perusahaan di Surabaya. Foto: MUSTAIN/BANGSAONLINE
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kantor Imigrasi gencar mensosialisasikan Golden Visa ke kalangan investor dan pimpinan perusahaan. Hal tersebut merupakan untuk menarik investor asing agar mereka berinvestasi di Jawa Timur.
"Golden Visa ini untuk menarik investor-investor dari luar negeri untuk berinvestasi di Jatim sehingga menjadi stimulus pertumbuhan ekonomi di Jatim," kata Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim, Heni Yuwono, saat membuka Sosialisasi Golden Visa bertajuk "The Exclusivity is Yours" yang digelar Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Rabu (6/3/2024).
BACA JUGA:
- Imigrasi Surabaya Terapkan Makkah Route di Embarkasi Juanda
- Jelang Dideportasi, WN India Ditemukan Tewas di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya
- Fokus Penguatan SDM hingga Pencegahan TPPO, Imigrasi Jatim Gandeng UIN Tulungagung dan Dinkes Blitar
- Operasi Wirawaspada 2026, Imigrasi Surabaya Amankan 3 WN Tiongkok Pelanggar Keimigrasian
Ia menyebut, Jawa Timur memiliki sejumlah potensi luar biasa yang dinilai bisa menarik minat investor asing. Misalnya saat ini adanya industri smelter di Gresik, proyek Jalur Lintas Selatan (JLS) hingga adanya Bandara Doho di Kediri.
Dikatakan pula, keberadaan Bandara Doho bakal membuka peluang penerbangan langsung dari wilayah Jatim sebelah selatan ke luar negeri, "Itu yang menjadikan kita yakin nantinya Golden Visa bisa sukses (diminati) di Jawa Timur."
Dengan memiliki Golden Visa, lanjut Heni, para investor asing ini tidak perlu bolak-balik untuk mengurus visa yang biasanya berlaku selama satu tahun. Sementara Golden Visa berlaku selama 5 tahun atau 10 tahun, tergantung nilai investasinya.
"Saat ini di Jawa Timur sudah ada tujuh orang yang memegang Golden Visa ini," ucap Heni.
Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Chicco A Muttaqin, berharap para peserta yang merupakan investor dan pimpinan perusahaan mendapatkan pemahaman tentang program Golden Visa yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan pembangunan Negara.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




