Ilustrasi.
5. Jamur

Jamur juga tumbuhan yang mudah dijumpai dan kaya akan nutrisi. Akan tetapi, kalian perlu mengamati tumbuhan ini, karena sebagian jamur ada yang beracun.
Jamur yang beracun biasanya memiliki bau yang tak sedap, mudah hancur ketika disentuh, berwarna mencolok, dan terdapat bintik di bagian atasnya.
Jika tidak memiliki pengetahuan yang cukup terkait jamur, kami sarankan untuk menghindari mengonsumsi tumbuhan ini demi menghindari salah konsumsi.
6. Tunas Bambu

Mungkin tidak hanya di gunung dan hutan, di pedasaan pun kita sering menjumpai bambu. Biasanya, tumbuhan ini lebih sering dijumpai di kaki gunung.
Dalam kondisi darurat logistik kalian dapat mengonsumsi bagian rebung, yaitu tunas atau anak bambu yang masih kecil. Bahkan rebung juga biasa dikonsumsi masyarakat untuk sayuran.
7. Buah Murbei

Buah murbei berbentuk sama seperti anggur, namun dengan ukuran kecil dan lonjong. Buah ini tumbuh liar di hutan dan pegunungan.
Jika matang, buah ini berwarna ungu gelap, rasanya asam dan manis. Jika belum matang akan berwarna merah atau merah muda, rasanya sangat asam.
Buah ini tidak hanya aman untuk dikonsumsi, namun juga kaya antioksidan.
8. Selada Air

Yang terakhir adalah selada air. berbentuk bulat dengan warna hijau tua. Tumbuhan ini kaya akan khasiat, di antaranya menjaga tubuh dari serangan kanker, meningkatkan imunitas tubuh, kesehatan jantung, menurunkan tekanan darah, menjaga kesehatan tulang, mencegah dehidrasi, dan menyehatkan mata.
Sayangnya tumbuhan ini sangat jarang dijumpai di pegunungan. Hanya satu gunung yang banyak ditumbuhi selada air, yaitu Gunung Argopuro.
Itulah 8 tumbuhan liar yang dapat kita konsumsi. Namun hal yang lebih penting adalah, kalian perlu memanajemen logistik sebelum melakukan eksplorasi. Perbanyak informasi terkait gunung atau hutan yang akan dituju sehingga dapat meminimalisir terjadinya darurat logistik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




