Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana. Foto: Ist.
JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana menanggapi soal menteri-menteri di Kabinet Indonesia Maju yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) mundur.
Menteri tersebut diantaranya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono.
BACA JUGA:
- Roy Suryo dan Rismon Sianipar Tersangka Kasus Ijazah Jokowi, Polisi Ungkap Dua Klaster
- KPK Dianggap Tak Masuk Akal, Mahfud MD: Jika Mau Selidiki Dugaan Mark up Whoosh Tak Perlu Laporan
- DPD PSI Gresik Klaim Sejumlah Kader Partai Siap Bergabung
- Wow! Jokowi Targetkan PSI Raih 30 Kursi DPR, Butuh Dana Rp 2,5 Triliun
Menurutnya, saat ini seluruh menteri tetap kompak untuk membantu Presiden Jokowi hingga akhir masa jabatannya.
"Seluruh Menteri Kabinet Indonesia Maju tetap kompak dan solid membantu Presiden untuk memimpin penyelenggaraan pemerintahan sampai akhir masa jabatannya," ujar Ari dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/1/2028).
"Terkait isu yg sengaja dilemparkan oleh beberapa pihak bahwa ada menteri yang siap mundur atau tidak nyaman dalam pemerintahan, tanyakan saja ke pihak-pihak melontarkan isu tersebut," sambungnya.
Sebelumnya, Ekonom senior, Faisal Basri serukan sejumlah menteri di Kabinet Indonesia Maju untuk mundur dalam pemerintahan Jokowi.
Hal ini, menyusul kekecewaan atas kebijakan Pemerintahan Jokowi yang dianggap tidak neteral pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




