Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (kanan) saat meninjau Bandara Internasional Dhoho. Foto: Ist.
"Kalau tidak ada perubahan jadwal, semoga bandara bisa beroperasi pada 15 Januari," harapnya.
Dari pantauan langsung di lapangan, posisi stand khusus bagi para pelaku UMKM yang sudah menjalani kurasi dari dinas koperasi usaha mikro (kopusmik) cukup representatif. Pasalnya, tempat itu berada persis di area depan pintu masuk gedung terminal.
Kepala Dinas Kopusmik Kabupaten Kediri, Mamiek Amiyati, mengatakan dari sekira 9.800 UMKM binaan, terdapat 60 UMKM kategori makanan dan minuman yang siap ditampilkan di bandara.
Total ada 3 gerai yang disiapkan bagi pelaku UMKM di bandara. Tempat tersebut dibagi menjadi 3 klaster, yakni makanan minuman, kopi, serta craft.
"Stand sudah siap, produk juga siap, tinggal nanti pembenahan tempatnya," pungkas Mamiek. (uji/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




