Kekompakan masyarakat saat memperbaiki jalan poros Desa secara swadaya. (Foto : MUTAMMIM/BANGSAONLINE)
SAMPANG,BANGSAONLINE.com - Jalan rusak tak kunjung diperbaiki, warga desa di Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang memperbaiki jalan poros secara swadaya.
Hal ini merupakan bentuk protes warga kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang karena sudah puluhan tahun jalan poros yang menghubungkan Desa Kedungdung dan Pajeruan tidak tersentuh program perbaikan.
BACA JUGA:
- Lepas 618 CJH ke Tanah Suci, Bupati Sampang Titip Doa untuk Daerah
- Diskopimdag Sebut Konflik Timur Tengah Belum Pengaruhi Harga Pangan di Sampang
- Bukan karena Konflik Timteng, Pemkab Sampang Sebut Stok LPG Dipengaruhi Permintaan Tinggi
- Konflik Timur Tengah Masih Panas, Disnaker Sampang Sebut Pengiriman Pekerja Migran Tetap Berjalan
Masyarakat secara sukarela dan menggunakan dana pribadi bergotong royong memperbaiki jalan itu lantaran karena rusak parah dan sudah memakan korban jiwa.
Salah satu warga, Abdul Goffar menuturkan jika jalan poros di desanya itu sudah tidak layak.
"Kondisi jalan ini sebelum diperbaiki rusak parah, masyarakat menganggap tidak layak dilewati," kata Abdul Goffar, Rabu, (6/12/2023).
Menurut dia, perbaikan yang diambil alih oleh masyarakat ini karena Pemerintah dinilai lamban. Masyarakat berinsiatif memperbaiki jalan ini tujuannya untuk kenyamanan bersama.
"Jalan ini adalah akses utama masyarakat Desa Pajeruan dalam segala hal. Kalau menunggu perbaikan dari Pemerintah bisa jadi korban yang jatuh di jalan ini bertambah," ungkapnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




