Diduga Lakukan Penggalian Tanpa Izin, Komunitas Artefak Nusantara Disomasi DK4

Diduga Lakukan Penggalian Tanpa Izin, Komunitas Artefak Nusantara Disomasi DK4 Imam Mubarok, Ketua DK4 Kabupaten Kediri. Foto: ist.

Menurut Barok, motifnya apa, itu yang perlu ditelusuri, karena sudah melangkahi kewenangan pemerintah setempat dalam hal ini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten dan DK4. Apalagi di Disparbud Kabupaten juga memiliki tim teknis cagar budaya dan DK4 sebagai pihak yang secara resmi ditunjuk pemerintah memberikan rekomendasi dalam hal kesenian dan kebudayaan di Kabupaten .

"Pasca kejadian ini bahkan secara langsung saya meminta kepada Wakil Ketua DK4 Didin Saputra sekaligus Komite Jakala DK4 dan Ketua PASAK untuk meninjau ke lokasi penggalian liar yang ditinggalkan oleh Komunitas Artefak Nusantara,” tambahnya.

Atas kejadian tersebut, lanjutnya lagi, DK4 perlu merekomendasikan keberadaan Lembaga Adat Desa (LAD) di tiap-tiap desa untuk sesegera mungkin dibentuk di Kabupaten . Dari anggota LAD desa lalu menunjuk juru pelihara (jupel) tingkat desa yang anggarannya diambilkan dari dana desa sekaligus melakukan sosialisasi ke desa-desa di Kabupaten .

Barok menambahkan, mengingat wilayah di Kabupaten yang luas dan keterbatasan tenaga ahli, maka LAD adalah kepanjangan tangan dari pemerintah.

Pemerintah juga dapat membuat kebijakan dengan alasan keamanan, mengamankan benda-benda purbakala Kabupaten untuk disatukan di Museum Pemkab , Menang, Kecamatan Pagu.

Imam Mubarok juga menuturkan diharapkan kejadian penggalian liar yang dilakukan komunitas tanpa koordinasi dengan pihak terkait tidak terjadi lagi .

“Hasil akhirnya sebagai penguat atas tagline Kabupaten yakni Berbudaya, berupa menghormati dan menjaga benda peninggalan leluhur. Perlunya penguatan lembaga adat desa (LAD) di Kabupaten sesuai amanat UU 5/2017 tentang pemajuan kebudayaan, dalam langkahnya LAD nanti di bawah DPMPD dan pengawasan DK4,” pungkasnya.

Seperti diketahui, temuan lapangan benda purbakala/cagar budaya di lokasi Punden Mbah Umpak oleh Komunitas Artefak Nusantara antara lain, 2 yoni dalam keadaan pecah (insitu bukan galian), ukuran bata utuh pada struktur yang ditemukan adalah dimensi panjang 32 cm x lebar 20 cm x tinggi 2 cm, ukuran bata utuh pada struktur yang ditemukan adalah dimensi panjang 32 cm x lebar 20 cm x tinggi 8 cm, dan slop kunci andesit ukuran panjang 80 cm x lebar 20 x tinggi 8 cm. (uji/git). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'BI Kediri Gelar Bazar Pangan Murah Ramadhan 2024':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO