Gus Ali Gondrong, bersama Kanwil Kemenkumham Jatim Imam Jauhari dan Kalapas Surabaya, Jalu Yuswa Panjang dalam kegiatan Istighosah dan Sholawat.
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Kanwil Kemenkumham Jatim gencarkan pembinaan kerohanian warga binaan. Salah satunya melalui program Istighosah dan Sholawat bersama KH Ali Shodikin atau Gus Ali Gondrong di Lapas I Surabaya, Selasa (4/7/2023).
"Sebagai tokoh agama sekaligus tokoh masyarakat, kami sangat menghormati Gus Ali yang membantu kami memberikan pembinaan kerohanian untuk warga binaan kami di Lapas Surabaya di Porong," kata Kakanwil Kemenkumham Jatim, Imam Jauhari.
BACA JUGA:
- Rutan Surabaya Razia Blok Hunian, Libatkan TNI-Polri Cari Barang Terlarang
- 11 UPT Jatim Borong Penghargaan di Refleksi Akhir Tahun 2024 Kementerian Hukum dan HAM
- Wamenko Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Serukan Kolaborasi untuk Membangun Negeri
- Imigrasi Malang Raih Penghargaan WBBM dari Kemenpan RB
Ia mengatakan, pembinaan ini secara rutin digelar di berbagai lapas di Jatim. Bahkan, pihaknya memiliki program bertajuk masuk napi, di lapas nyantri, pulang jadi guru ngaji.
"Kami harap warga binaan bisa fokus memperbaiki diri di lapas, dan tentunya setelah bebas nanti bisa menjadi teladan di masyarakat dengan mengajarkan ilmu agama yang didapatnya di dalam lapas," urainya.
Sementara itu, Kalapas Surabaya Jalu Yuswa Panjang mengatakan bahwa pada kesempatan ini pihaknya mengambil tema Untuk Lapas Damai Bersinar.
"Tujuannya untuk mempertebal ilmu dan iman warga binaan agar tenang di dalam lapas, sehingga kondisi lapas juga kondusif," terang Jalu.
Ia menegaskan, tema yang diambil merupakan aspirasi dan kesepakatan bersama petugas dan warga binaan.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




