Gubernur Khofifah saat foto bersama ketika memperingati Hari Bidan Nasional.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Khofifah mengajak segenap lapisan masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi menurunkan AKI (angka kematian ibu) dan AKB (angka kematian bayi) di Jatim. Hal tersebut disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Bidan Nasional yang diperingati setiap 24 Juni.
“Untuk mewujudkan SDM yang berkualitas dan berdaya saing maka PR yang harus kita lakukan adalah menurunkan angka stunting, termasuk di dalamnya menurunkan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi,” ujarnya di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu (24/6/2023).
BACA JUGA:
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
- Dominasi Prestasi Nasional Raih 45.839 Medali di SIMT , Gubernur Khofifah Sampaikan Hal ini
Dalam upaya menurunkan AKI dan AKB, kata Khofifah, dibutuhkan sinergi dan kolaborasi dari seluruh pihak, termasuk bidan. Bidan merupakan salah satu ujung tombak pelayanan kesehatan primer di Jawa Timur.
“Peran bidan tidak terbatas pada membantu upaya kelahiran, tapi juga menjaga kesehatan secara umum dan reproduksi. Peran penting bidan sangat terasa di daerah perbatasan maupun daerah terpencil dengan keterbatasan akses,” katanya.

Menurut dia, bidan merupakan salah satu garda terdepan dalam layanan kesehatan ibu dan anak. Pasalnya, bidan tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, tapi juga memberikan pelayanan kesehatan terhadap anak.
“Tugas bidan ini sangat luar biasa. Mereka memberikan pelayanan kesehatan terhadap ibu hamil seperti konseling pada masa sebelum hamil, masa kehamilan, masa persalinan, dan masa nifas. Termasuk memfasilitasi dan membantu jalannya proses persalinan,” katanya.
Tidak hanya memberikan layanan kesehatan pada ibu, Khofifah yang juga pernah menjadi Kepala BKKBN.ini mengatakan bahwa bidan juga bertugas untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada anak. Seperti pelayanan neonatal terhadap bayi baru lahir, pemberian imunisasi, serta konseling dan penyuluhan seputar perawatan dan tumbuh kembang anak.
“Jadi bidan ini juga berperan penting dalam memberikan konseling maupun pendidikan kesehatan terkait dengan kesehatan reproduksi, kesehatan seksual, dan cara mengasuh anak,” katanya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




