Dirut Perumda Giri Tirta Gresik, Kurnia Suryandi (kanan), saat menjelaskan program baru. Foto: SYUHUD/BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Direktur Utama Perumda Giri Tirta Gresik, Kurnia Suryandi, menyatakan bahwa pihaknya tak mengizinkan sambungan baru di perumahan dengan sistem swakelola (dikerjakan) sendiri.
"Jika ada permintaan sambungan baru ke perumahan kita tak mengizinkan dikerjakan dengan swakelola. Perumda sendiri yang mengerjakan," ujarnya kepada BANGSAONLINE.com, Senin (19/6/2023).
BACA JUGA:
- BPJS Gresik Dukung Peluncuran Program Prolanis Muda, Sasar Generasi Produktif Cegah Penyakit Kronis
- Polres Gresik Lumpuhkan Residivis Curat di Jombang
- KIPG Genap 40 Tahun, Inovasi Insan Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Rp154 Miliar
- Tinjau Kopdes Merah Putih di Gresik, Tim Kantor Staf Presiden Harap Gerai Segara Terisi
Untuk itu, kata Kurnia, kalau ada pengembang perumahan yang minta sambungan baru, maka diminta mengajukan ke Perumda Giri Tirta. Selanjutnya, perumda membuatkan rencana anggaran dan belanja (RAB) untuk pengadaan barang yang dibutuhkan seperti pipa yang sesuai standar yang dipersyaratkan.
"RAB itu yang kami buatkan kemudian dibayar oleh pengembang untuk pembiayaan. Kemudian, perumda yang mengerjakan instalasinya," tuturnya.
Menurut dia, pengerjaan sambungan baru itu perumda ada yang menunjuk rekanan langsungv, dan ada yang melalui proses lelang.
"Kalau angarannya besar, maka akan dikakukan lelang seperti ketentuan yang ada," tuturnya.
Kurnia menambahkan, saat ini perumda menerima banyak pengajuan sambungan baru di perumahan. Perumda secara bertahap merealisasikan pengajuan itu.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




