Supiyati saat meracik nasi kuning.
"Bukanya selalu malam karena melayani pedagang juga," kata Supiyati saat ditemui di warungnya, Minggu (9/4/2023).
Saat disinggung tiap hari habis berapa kg nasi, Supiyati menjawab kurang lebih 35 kg. "Kalau minggu pagi gini bisa habis 35 kilo gram nasi kuning, kalau hari biasa 20 kilo gram. Kalau dapatnya hari minggu bisa dapat Rp 3 juta lebih, kalau sepi hari biasa Rp 2 - 2,5 juta," ujarnya.
Untuk menuju warung nasi kuning Supiyati ini, kalau dari pusat kota sekitar 7 kilo meter. Kalian harus telebih dulu melalui Jalan Mastrip, Desa Kepuhkembeng, Peterongan. Sekitar 200 meter sebelum Terminal Kepuhsari, kalian bisa belok ke kiri atau ke utara menuju Desa Kebontemu.
Salah satu pengunjung, Riski (30), warga Desa Mojongapit, Kecamatan Jombang ini datang bersama 3 temannya. Mereka rela malam-malam menembus jalan perkampungan demi menikmati nasi kuning racikan Supiyati untuk santap sahur.
"Sering ke sini, apalagi waktu puasa buat makan sahur. Suasananya enak, kan di tengah perkampungan ya. Vibesnya beda gitu," pungkasnya. (aan/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




