Rehabilitasi lembaga pendidikan di Kota Mojokerto.
KOTA MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Mojokerto menyerahkan 4 dokumen rehabilitasi sekolah ke Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) senilai Rp 1,6 miliar lebih. Proyek fisik tersebut diperuntukkan bagi 11 lembaga pendidikan dengan total anggaran mencapai Rp8,1 miliar yang dilaksanakan tahun ini.
Lembaga penerima meliputi lembaga pendidikan negeri tingkat TK, SD, hingga SMP. Sementara itu, 4 dokumen lelang yang telah rampung tersebut meliputi rehabilitasi SDN Blooto 1, pagu anggaran Rp360 juta; SDN Wates 1 pagu Rp420 juta; SDN Gedongan 3 pagu paket Rp233 juta; dan SDN Mentikan 6 dengan pagu Rp616 juta.
BACA JUGA:
- Pria Asal Jombang Ditemukan Meninggal di Depan Musala Hotel Tegalsari Mojokerto
- BPJS Kesehatan Mojokerto Gandeng Media Perkuat Edukasi Program JKN
- DPRD Kabupaten Mojokerto Soroti Kelalaian Perlindungan Kerja, Perusahaan Diminta Tanggung Jawab
- 2.500 Siswa Ikuti Try Out TKA di Ponpes Amanatul Ummah, Ini Pesan Bupati Mojokerto
Kepala Disdikbud Kota Mojokerto, Amin Wachid, mengungkapkan bahwa proyek ini berfokus pada perbaikan konstruksi yang lapuk. "Untuk pembenahan konstruksi yang sudah lapuk. Rehabilitasi hingga penambahan ruangan tahun ini tersebar di tujuh SD, tiga SMP, dan TK,’’ ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (5/04/2023).
SMPN 9 nantinya akan menerima anggaran rehab paling besar, yakni Rp1,6 miliar yang disiapkan untuk renovasi 6 ruang kelas. Selanjutnya pembangunan TK negeri dengan pagu Rp1,5 miliar, ditambah SDN Miji 2 dengan pagu Rp1,3 miliar.
Amin menyebut, 4 paket proyek tersebut sudah disorong ke BPJ untuk proses lelang. "Tinggal nunggu diunggah saja oleh bagian PBJ," pungkasnya. (yep/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




