Kajari Kota Kediri Novika Muzairah Rauf saat memotong pita sebagai tanda komitmen masuk zona integritas. Foto: Ist.
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Dalam rangka mewujudkan zona integritas, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kediri menandatangani komitmen bersama dan pakta integritas di halaman kantor kejaksaan setempat, Selasa (4/4/2023).
Penandangtanganan komitmen dan pakta integritas tersebut diawali dengan upacara yang dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Kediri, Novika Muzaerah Rauf, selaku inspektur upacara.
BACA JUGA:
- Bojonegoro Kejar Zona Integritas 2026, Pastikan Layanan Tanpa Perantara
- Antisipasi Panic Buying, Pemkot Kediri Gandeng Kejari Sediakan Sembako Murah
- Pisah Sambut Kajari Kota Kediri, Vinanda Prameswati Apresiasi Kinerja dan Perkuat Sinergi
- Beri Apresiasi, Wali Kota Kediri Dorong Sinergi Pajak dan Inovasi
Novika mengatakan, zona integritas ini merupakan komitmen kejaksaan untuk tidak melakukan kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN) serta merubah mindset dalam melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya.
"Hal tersebut juga untuk menghilangkan kesan yang tidak nyaman kepada masyarakat dalam memberikan pelayanan," ujarnya.
Menurut dia, hal ini merupakan kelanjutan dari predikat WBK (wilayah bebas korupsi) yang telah diraih Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kediri pada tahun 2022. Ia berharap tahun ini Kejari Kota Kediri mendapatkan predikat WBBM (wilayah birokrasi bersih dan melayani).
"Kegiatan ini merupakan bentuk dari komitmen kami dalam rangka menuju zona integritas untuk meraih predikat WBBM. Sesuai dengan harapan pemerintah, merubah semuanya, merubah birokrasi yang ada, dan merubah diri kita sendiri supaya nantinya bisa menjadi pemerintahan yang baik pastinya," pungkasnya. (uji/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




