Presiden Direktur PC Ketapang II Ltd. dan Country Head Petronas Indonesia, Yuzaini Md Yusof (paling kanan), dan Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Nurwahidi, bersama staf peraih penghargaan. Foto: SYUHUD/BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Petronas Indonesia kembali mengadakan media gathering dengan perwakilan media di Jawa, Senin (3/4/2023).
Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Presiden Direktur PC Ketapang II Ltd. dan Country Head Petronas, Nurwahidi, ini dikemas dengan Bincang Santai Bersama Petronas (Bistro) Apresiasi Staff Bukit Tua ORF dan Media Gathering 2023 di Hotel Aston Inn, Gresik.
Agenda tersebut juga diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi dan perhatian Manajemen Petronas Indonesia kepada para staf yang bekerja di lapangan.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, acara media gathering tahun ini juga dihadiri oleh seluruh Leadership Team Petronas Indonesia dari Jakarta dan seluruh staf yang bertugas di Bukit Tua Onshore Receiving Facilities yang berlokasi di Gresik, Jawa Timur.
Yuzaini pada kesempatan ini juga memberikan apresiasinya kepada awak media beserta undangan. Ia menyampaikan beberapa informasi terbaru mengenai bisnis Petronas di Indonesia dan dalam lingkup global.
Dikatakan ia, menindaklanjuti penemuan cadangan minyak di sumur Hidayah-1 yang terletak di Wilayah Kerja North Madura II pada tahun 2021, Petronas Indonesia baru saja memasuki fase pengembangan (development phase) setelah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada akhir bulan Desember lalu.
"Ini untuk rencana pengembangan pertama atau Plan of Development I (POD I) lapangan Hidayah," ucapnya.
Ia menyampaikan, Petronas Indonesia juga baru saja merampungkan proyek pengembangan lapangan Bukit Tua Fase-2B pada awal bulan Maret lalu dan menargetkan pelaksanaan survei seismik untuk Wilayah Kerja North Ketapang pada kuartal keempat tahun ini.
“Aktivitas penting ini diharapkan menjadi fondasi yang kokoh untuk memperkuat pijakan kami di Indonesia dalam rangka memberikan pasokan energi yang aman dan berkelanjutan," jelas Yuzaini.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




