Salah satu pengendara yang terjaring dalam razia operasi keselamatan semeru 2023 di depan Gubernur Suryo, Minggu (12/2/2023)
“Seperti pengendara yang seperti inilah yang menyebabkan kecelakaan lalu lintas cukup tinggi. Karena standar kesadaran manusia bila mengkonsumsi alkohol hanya 0,5 ppm kalau di atasnya sudah tidak bisa mengendarai kendaraan bermotor,” ujar Arif Fazlurrahman.
Ia juga mengatakan, pihaknya juga melakukan tes kadar alkohol pada beberapa wanita pekerja malam yang mengendarai mobil, salah satunya sebut saja Novi (24). Saat diperiksa oleh Polwan Lantas sempat menolak, dan mengaku adik dari salah satu anggota Polsek Dukuh Pakis bernama Pram.
“Ada apa ini, apa boleh melalukan penilangan sekarang. Sebentar saya telpon kakak saya yang di Polsek Dukuh Pakis,” ujarnya, dengan kondisi mulut berbau alkohol.
Dari ke 17 pengemudi kendaraan bermotor, saat dilakukan pemeriksaan mereka dalam keadaan mabuk, setelah berpesta miras di Diskotik Vertique dan Diskotik (exs Hollywing).
“Mereka para pengendara yang mabuk kebanyakan pulang dari diskotik di sekitaran Jl. Gubernur Suryo dan Jl. Basuki Rahman,” tambah Kasatlantas Polrestabes Surabaya.
Mengingat banyaknya peristiwa kecelakaan akibat minuman keras, Polrestabes Surabaya melakukan beberapa langkah, salah satunya mengajak pengelola hiburan malam ikut peduli.
“Fakta akan jumlah kecelakaan akibat pengendara mabuk semakin meningkat, jujur saja diakibatkan para pengendara kendaraan bermotor pada malam hari setelah pulang dari tempat hiburan malam,” katanya.
Ia juga mengatakan, untuk meminimalisir angka kecelakaan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP Surabaya, guna melakukan sosialisasi terhadap beberapa pengelola hiburan malam.
“Sosialisasi yang dilakukan tentang upaya pihak pengelolah RHU menyediakan petugas khusus yang berfungsi memberikan anjuran kepada para pengunjung yang pulang dalam keadaan mabuk agar tidak mengendarai langsung. Harus ada penggantinya atau pihak pengelolah menyediakan pengendara lain guna mengantar pengunjung yang mabuk berat,” tegasnya.
Ia juga menyebut, hal tersebut bukanlah hal mudah, namun dirinya tetap optimis akan keberhasilan menekan angka kecelakaan yang disebabkan para pengendara yang terpengaruh alkohol, jika dibantu oleh pihak Satpol PP Kota Surabaya. (rus/sis)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




