Pembangunan jamban sehat pada tahun 2022.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Untuk mewujudkan Kabupaten Pasuruan open defecation free (ODF) atau bebas buang air besar (BAB) sembarangan, Pemkab Pasuruan Kembali menggulirkan program jambanisasi pada tahun 2023. Total ada sebanyak 1.200 unit jamban sehat yang akan dibangun dari anggaran cukai.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Pasuruan, Eko Bagus, mengatakan jumlah jamban sehat yang akan dibangun meningkat dibandingkan tahun ini, sebanyak 1.000 unit.
BACA JUGA:
- Dilema PPPK dan Napas APBD Pasuruan: Komisi I DPRD Cari Formula 'Bensin'
- Kolaborasi Mas Rusdi dan Gus Shobih Wujudkan Pemerintahan Akuntabel di Kabupaten Pasuruan
- Pemkab Pasuruan Ajukan Revitalisasi Pasar Wisata Cheng Hoo Rp66 Miliar ke Pemerintah Pusat
- Wabup Pasuruan Pantau GPM Serentak di Halaman Kecamatan Kejayan
"Tahun depan program jamban ada kenaikan sebanyak 200 unit dibanding tahun 2022 ini sebanyak 1.000 unit. Totalnya ada 1.200 unit dengan sasaran sejumlah kecamatan," jelasnya.
Agar program bantuan tersebut bisa tepat sasaran untuk warga yang memang tidak memiliki jamban, pihaknya melakukan koordinasi lintas OPD terkait. Seperti dengan dinas kesehatan, kecamatan, hingga tingkat desa, dalam melakukan verifikasi data penerima.
"Hal itu dilakukan untuk mengetahui langsung kondisi masyarakat," ujar Eko Bagus.
Seperti diberitakan sebelumnya, pembangunan jambanisasi ini dilakukan untuk menekan buang air besar sembarangan. Lantaran, masih banyak warga Kabupaten Pasuruan yang belum memiliki jamban.
Pemkab Pasuruan menyiapkan Rp3 miliar untuk pembangunan jamban pada tahun 2023 yang bersumber dari DBHCHT. (bib/par/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




