Petugas BNNK Nganjuk saat menerima urine dari hasil tes narkoba.
KOTA MADIUN, BANGSAONLINE.com - PT KAI Daop 7 Madiun bekerja sama dengan BNNK Nganjuk menggelar pemeriksaan narkoba kepada masinis, asisten masinis, dan petugas operasional kereta api secara mendadak, Senin (26/12/2022).
Bukan hanya tes narkoba saja, namun juga dilakukan sidak di tempat lainnya secara acak pada wilayah Daop 7 Madiun. Hal ini sebagai upaya untuk menciptakan rasa aman, kenyamanan, dan keselamatan bagi para pengguna kereta api selama Nataru berlangsung.
BACA JUGA:
- Semarakkan Acara Babe, Disdagkopum Madiun Gelar Sembako Murah dan Bazar UMKM di Desa Bodag
- Kontraktor Keluhkan Pembayaran Proyek PT INKA Madiun Belum Lunas, Tersisa Rp100 Juta
- KAI Daop 7 Madiun Tegaskan Nol Toleransi Penyalahgunaan Narkoba
- 513 Rumah Warga Madiun Dapat Sambungan Listrik Gratis dari Program BPBL Seruni KMP Bidang IV
"Untuk memastikan pekerja kami yang bertugas menjaga keselamatan dan keamanan perjalanan KA, KAI melakukan sidak deteksi penyalahgunaan narkoba dibeberapa lokasi," kata Manajer Humas Daop 7 Madiun, Supriyanto.
Dengan adanya sidak dan pemeriksaan narkoba ini harapannya para petugas PT KAI terhindar dari penyalahgunaan narkoba maupun obat-obatan terlarang.
"Apabila ada petugas yang dinyatakan positif, akan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan lebih lanjut untuk mendalaminya," imbuhnya.
Setelah semua dicek dan diperiksa serta hasilnya sudah keluar, semuanya negatif.
"Alhamdulillah semua pekerja yang di tes hasilnya adalah negatif," pungkasnya.
PT KAI tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan perjalanan KA beserta penumpang dan barang yang diangkutnya. Sehingga, dengan layanan yang baik serta tumbuhnya rasa aman, nyaman dan keselamatan yang tinggi, maka para pengguna moda kereta api akan semakin meningkat lagi. (dro/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




