Peserta pelatihan saat praktik membatik ecoprint yang diadakan oleh KKN Mahasiswa Unmuh Madiun. Foto: HENDRO SUHARTONO/BANGSAONLINE
MADIUN, BANGSAONLINE.com - Mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Madiun yang mengikuti program KKN menggelar pelatihan membatik ecoprint di Desa Kertosari, Kecamatan Geger. Agenda tersebut digelar dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar.
Ketua KKN Unmuh Madiun kelompok I, Mahar Widya Permana, mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan karena masyarakat di sana belum ada yang memiliki kemampuan membatik. Menurut dia, batik ekoprint adalah batik yang mudah dikerjakan.
BACA JUGA:
- Pemerintah Tetapkan Idul Adha 27 Mei 2026
- Semarakkan Acara Babe, Disdagkopum Madiun Gelar Sembako Murah dan Bazar UMKM di Desa Bodag
- Kontraktor Keluhkan Pembayaran Proyek PT INKA Madiun Belum Lunas, Tersisa Rp100 Juta
- 513 Rumah Warga Madiun Dapat Sambungan Listrik Gratis dari Program BPBL Seruni KMP Bidang IV
"Selama kita di sini, kita sudah lakukan survey. Dan warga disini pelaku UMKM batik belum ada, maka kita adakan pelatihan membatik," ujarnya kepada BANGSAONLINE.com, Sabtu (24/12/2022).
Bukan hanya pelatihan membatik saja, para mahasiswa juga akan menghubungkan hasil produksi batik ecoprint dari warga yang dilatih kepada penampung hasil produksi batiknya
"Adapun untuk pemasaran, kita juga sudah mengkonekkan dengan pedagang dan juga dinas terkait" pungkasnya.
Ernawati Susanto sebagai peserta dan juga ketua TPPKK desa Kertosari sangat mengapresiasi kegiatan yang diadakan oleh mahasiswa KKN di desanya.
"Sangat senang sekali mas, ada pelatihan membatik ekoprint untuk warga di sini. Nantinya kita bisa produksi batik sendiri" tuturnya bersemangat disela mempraktekkan cara membantiknya. (dro/sis)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




