Tim Madura United, Foto: Goal.com
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Madura United kaget dengan PT. LIB yang menjadwalkan lanjutan BRI Liga Satu yang sempat terhenti karena insiden Kanjuruhan, Malang.
Penjadwalan itu, terkesan sangat dipaksakan, pasanya, tim skuad Madura United, mendapatkan surat pada Sabtu (3/12/2022) malam sekitar pukul 21.00 WIB, yang akan berlaga pada Senin, (5/12/2022) besok. Sehingga, tim Laskar Sape Kerrab belum ada persiapan yang matang.
BACA JUGA:
- Kunker ke Pamekasan, Mensos Gus Ipul Bakal Evaluasi Usai Dugaan 40 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran
- Pelantikan Dekopinda Pamekasan, Bupati Sebut Gelontorkan Hampir Rp2 M untuk UMKM dan Koperasi
- Bea Cukai Madura Didesak Usut Dugaan Pabrik Rokok Bermasalah
- Kasus Kekerasan Seksual Anak Perempuan di Pamekasan Naik, Faktor Keluarga Tak Harmonis Jadi Pemicu
Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Zia Ulhaq menuturkan, pihaknya tidak memahami dan mengetahui hal tersebut, adanya laga lanjutan tersebut, pihaknya mendapatkan kabar bahwa Liga Satu akan dilanjutkan.
"Namun kami Madura United merupakan tim yang dibentuk profesional dan dikelola secara profesional, jadi kami setelah mendengar isu bahwa liga satu akan bergulir, baru kemudian sekitar jam 21.00 WIB muncul selembar surat dari PT Liga Indonesia yang disitu membuat ketentuan liga akan segera dimulai," terangnya.

Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Zia Ulhaq saat memberikan keterangan kepada BANGSAONLINE.com, Minggu (4/12/2022)
Menurutnya, pemberitahuan itu, akan dimulai pada minggu depan, namun pada nyatanya, pemberitahuan itu ada pada tanggal yang cukup dekat, yaitu pada 5 Desember 2022. Hal itu, tentunya membuat tim Madura United sedih.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




