Sekretaris Dinkes P2KB kota Madiun, Ismudoko memberikan penjelasan kepada BANGSAONLINE.com tentang FGD yang diadakan. Foto : Hendro Suhartono/BANGSAONLINE.com
KOTA MADIUN, BANGSAONLINE.com - Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kota Madiun menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Hotel Aston, Senin (14/11/2022) kemarin.
Kegiatan yang dihadiri Wali Kota Madiun itu, bertajuk ‘Upaya Pencegahan Stunting Melalui Aksi Bergizi Bersama Remaja Putri’ masih ada kaitannya dalam menyambut hari kesehatan yang akan datang.
BACA JUGA:
- Dugaan Peredaran 3 Merek Rokok Ilegal di Madura Mencuat, Garasi Jatim Desak Bea Cukai Bertindak
- DPRD Kota Madiun Serahkan Rekomendasi LKPj 2025 ke Plt Walkot
- Truk Muatan Diduga Rokok Ilegal Terguling di Sampang, Sopir dan Kernet Kabur
- Plt Wali Kota Madiun Apresiasi Hiburan dan Ucapan Idulfitri dari Paguyupan Gotong Royong Barito Jaya
Sekretaris Dinkes P2KB Kota Madiun, Ismudoko mengatakan, bahwa FGD kemarin adalah diskusi untuk menyambut hari kesehatan Nasional yang jatuh pada bulan ini.
"FGD kemarin membahas tentang kegiatan hari Kesehatan Nasional yang jatuh pada tanggal 22 November dan akan kita rayakan di Edupark Ngrowo Bening" kata Ismudoko kepada BANGSAONLINE.com di ruang kerjanya, Selasa (15/11/2022).

Menurutnya, pencegahan Stunting dengan memberikan pil penambah darah kepada para remaja putri, membuat mereka tidak menderita anemia pada saat masa datang bulan atau menstruasi.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




