Tangkapan layar rekaman CCTV SDN 5 Wonosalam.
"Kedua pelaku laki-laki, satu pakai topi, memakai tas, satunya lagi rambutnya panjang dikuncir, tidak pakai topi," tegasnya.
Sementara, Kepala SDN 5 Wonosalam Sri Pujiastutik saat dihubungi membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya mengaku sudah melaporkan pencurian itu ke Polsek Wonosalam.
"Selain barang elektronik, uang tunai sebesar Rp300 ribu iuran PGRI juga hilang. Total kerugian sekitar Rp13 juta. Petugas dari Polsek Wonosalam juga sudah melakukan olah TKP," pungkasnya.
Dari informasi yang didapat, dalam dua minggu terakhir terdapat 3 sekolah dasar negeri di Kecamatan Wonosalam yang disatroni pencuri. Yakni SDN 5 Wonosalam, SDN 3 Wonosalam, dan SDN 2 Panglungan.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Wonosalam, AKP Hariono membenarkan kejadian pencurian di tiga sekolah dasar di wilayahnya itu.
"Jadi memang benar ada pencurian itu, ada beberapa sekolah, hingga kini masih dilakukan penyelidikan," ucapnya singkat. (aan/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




