Sekretaris Daerah Kota Kediri, Bagus Alit, saat memberi sambutan dalam Sosialisasi Identitas Kependudukan Digital. Foto: Ist
KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pemkot Kediri melalui dinas kependudukan dan pencatatan sipil (Dispendukcapil) menggelar Sosialisasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) kepada seluruh kelurahan secara bertahap, yakni tanggal 7, 8, 9 November untuk Kecamatan Mojoroto, Kecamatan Kota, dan Kecamatan Pesantren.
Menurut Sekretaris Daerah Kota kediri, Bagus Alit, kegiatan ini sangat penting untuk menambah pengetahuan bagi institusi masyarakat yang mempunyai peran dan tanggung jawab dalam mendukung pendataan penduduk nonpermanen.
“Dengan adanya identitas kependudukan digital, masyarakat tidak perlu lagi menyimpan kartu tanda pengenal dalam bentuk fisik, cukup menunjukkan kode QR yang ada di Aplikasi Identitas Kependudukan Digital saja,” ujarnya saat memberi sambutan dalam agenda tersebut, Senin (7/11/2022).
Identitas kependudukan digital, kata Bagus, sangat penting untuk diterapkan karena dapat mempersingkat proses verifikasi diri, mencegah duplikasi akun, dapat meminimalkan pencurian data, mudah melacak individu yang melakukan kegiatan ilegal, serta memiliki kontrol pembagian data.
“Pada intinya penerapan identitas digital memungkinkan untuk terwujudnya sistem identifikasi yang terintegrasi dan bisa merangkul seluruh individu secara global,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dispendukcapil Kota Kediri, Syamsul Bahri, mengatakan bahwa pihaknya memaparkan materi soal pendataan penduduk rentan administrasi kependudukan, kaidah penulisan nama pada dokumen kependudukan, pendaftaran penduduk non-permanen, dan praktik mengoperasikan aplikasi IKD yang dapat diunduh khusus pengguna Android.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




