Sabtu, 31 Juli 2021 02:38

Aktivis PMII Demo Soroti Pendidikan di Bojonegoro, Desak Kadisdik Dipecat

Rabu, 06 Mei 2015 18:52 WIB
Aktivis PMII Demo Soroti Pendidikan di Bojonegoro, Desak Kadisdik Dipecat
DEMO. Puluhan aktivis PMII saat aksi di Gedung DPRD Bojonegoro. Foto: Eky Nurhadi/BANGSAONLINE

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bojonegoro menggelar aksi demo. Puluhan mahasiswa itu demo menyoroti tata kelola di kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro yang dinilai selama ini tak becus mengelola pendidikan di Kota Ledre.

Para mahasiswa membawa empat tuntutan, diantaranya memaksimalkan anggaran pendidikan tahun 2015, monitoring penggunaan dana alokasi pendidikan (DAK), pemerataan potensi guru dan memberikan saksi tegas terhadap oknum pengajar yang melanggar hukum.

"Pendidikan di Bojonegoro sampai saat ini bobrok, tidak mengalami kemajuan justru mengalami kemunduran, contoh kecil saat ini ada ratusan gedung-gedung sekolahan yang rusak tidak diperbaiki, juga banyak guru terlibat hukum tidak dipecat," tegas Ketua PC PMII Bojonegoro, Anas Ubaidillah, Rabu (6/5).

Dalam aksi itu mahasiswa juga meneriakkan kepala Disdik Bojonegoro, Khusnul Khuluq untuk diturunkan dari jabatannya. Sebab, mahasiswa menilai pendidikan di wilayahnya tidak ada kemajuan, sehingga perlu adanya pengganti yang bisa membuat pendidikan menjadi lebih maju dan berkualitas.

BACA JUGA : 

Resmi Dilantik, IKA PMII Lamongan Siap Bangun Sinergitas dengan Pemkab Bangkitkan Ekonomi

Muscab IKA PMII Jember, AFS Kandidat Kuat

IKA PMII Jatim: Kami Kekurangan Kader Birokrat

Wakil Sekretaris IKA PMII Jatim: ​PMII Harus Jadi Mitra Kritis-Strategis Pemerintah

Aksi di kantor Disdik itu berlangsung cukup lama, karena mahasiswa menunggu kepala Disdik untuk menemui. Namun setalah beberapa jam berorasi dan menunggu, Kadisdik tetap tidak menemui. Sehingga mahasiswa sempat kecewa dan membubarkan diri. Sebelumnya mahasiswa itu melakukan aksi di Bundaran Adipura, Sumbang Bojonegoro dengan membawa sejumlah atribut seperti bendera, slebaran dan poster bertuliskan kritikan kepada pemerintah khususnya Dinas Pendidikan.

Kemudian aksi berlanjut di gedung DPRD Bojonegoro, disitu mahasiswa ditemui ketua DPRD Mitroatin. Wakil rakyat yang menemui itu mendukung mahasiswa yang menyoroti pendidikan di Bojonegoro saat ini.

"Terimakasih atas masukannya, kami dari anggota Dewan juga akan terus mengawal pendidikan di Bojonegoro. Jangan sampai pendidikan mengalami kemunduran," ujar Mitroatin dihadapan ratusan mahasiswa. (nur/rvl)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...