General Manager of CSR SIG Edy Saraya (kiri) melihat praktik pelatihan pembuatan kue di Desa Sidorukun, Kecamatan Gresik. foto: ist.
"SIG akan terus mendampingi usaha ibu rumah tangga ini ketika nantinya usaha mereka berkembang, dengan memberikan pelatihan pengemasan, pemasaran menggunakan platform digital dan memfasilitasi pengurusan sertifikat halal dan BPOM bagi produknya," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro, Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gresik, Fransiska Dyah Ayu berterima kasih kepada SIG yang telah membantu pemerintah daerah.
"Kabupaten Gresik memiliki sekitar 61 ribu UMKM, dan bisa muncul potensi UMKM baru dari ibu-ibu yang mengikuti pelatihan ini," tuturnya.
Fransiska berharap, sinergi pemerintah daerah dan SIG dapat berkelanjutan karena beberapa daerah di Kabupaten Gresik memiliki potensi ekonomi yang besar seperti potensi perikanan di pulau Bawean yang belum tersentuh.
"Kami berharap mereka dapat mendapat kesempatan yang sama agar dapat berkembang dan sejahtera," harapnya.
Adanya pelatihan ini, sangat disambut baik oleh Sunarti, salah satu peserta asal Desa Sidorukun, Gresik, mengaku akan menjadi pengalaman berharga baginya.
"Semoga nantinya selepas dari pelatihan, berbekal alat yang diberikan, kami bisa mempraktikkan ilmu yang didapat untuk memulai usaha agar bisa menambah penghasilan keluarga," katanya Sunarti. (hud/rif)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




